Pencarian

Subsidi Energi 2027 Diusulkan: Listrik Rp 117,84 T, BBM 19,56 Juta KL

Selasa, 01 September 2026 • 00:18:09 WIB
Subsidi Energi 2027 Diusulkan: Listrik Rp 117,84 T, BBM 19,56 Juta KL
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan usulan subsidi energi untuk RAPBN 2027 dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pemerintah tengah menyusun rencana subsidi energi untuk tahun anggaran 2027. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan usulan ini dalam pembahasan RAPBN 2027 bersama Komisi XII DPR RI. Masyarakat yang selama ini menerima bantuan listrik, BBM, dan LPG 3 kg perlu memahami bahwa angka ini masih berupa usulan dan belum menjadi keputusan final.

Pembahasan ini penting karena menyangkut kelangsungan bantuan energi bagi rumah tangga kurang mampu. Rencana yang dipaparkan mencakup asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$ 75 per barel, lifting minyak 612.500 barel per hari, dan lifting gas 954.000 barel setara minyak per hari.

Rincian Subsidi Energi yang Diusulkan untuk 2027

Pemerintah mengusulkan tiga komponen utama subsidi energi dalam RAPBN 2027:

- Subsidi listrik sebesar Rp 117,84 triliun - Volume BBM bersubsidi sebanyak 19,561 juta kiloliter - LPG 3 kg sebesar 8 juta metrik ton

Selain tiga komponen tersebut, pemerintah juga menyoroti kebutuhan minyak tanah di sejumlah wilayah Indonesia Timur. Ini menunjukkan perhatian khusus pada daerah yang belum terjangkau infrastruktur gas atau listrik.

Pagu Anggaran ESDM dan Fokus Program Kerakyatan

Dalam RAPBN 2027, Kementerian ESDM mendapat pagu anggaran Rp 27,37 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 22,51 triliun dialokasikan untuk program kerakyatan. Alokasi ini mencakup beberapa program strategis:

- Elektrifikasi desa - Sambungan listrik rumah tangga - Pembangunan jaringan gas - Konversi motor listrik - Infrastruktur energi

Porsi terbesar anggaran kementerian memang diarahkan ke program yang menyentuh langsung masyarakat. Ini sejalan dengan target pemerintah agar seluruh desa di Indonesia dapat menikmati listrik secara bertahap hingga 2029–2030.

Catatan Penting: Usulan Masih Dibahas DPR

Perlu ditegaskan bahwa seluruh angka dalam paparan ini masih berupa usulan pemerintah. Keputusan final akan ditentukan setelah melalui pembahasan bersama DPR. Masyarakat tidak perlu terburu-buru melakukan pendaftaran atau mengurus administrasi apa pun saat ini.

Perubahan angka bisa saja terjadi selama proses pembahasan berlangsung. Faktor ekonomi makro, harga minyak dunia, dan kondisi fiskal negara akan memengaruhi keputusan akhir.

Bagaimana Cara Memastikan Status Penerima?

Untuk masyarakat yang selama ini menerima subsidi listrik, BBM, atau LPG 3 kg, status kepesertaan akan mengikuti data yang sudah ada. Pemerintah biasanya menggunakan data kependudukan dan sosial ekonomi dalam penentuan penerima.

Ketika RAPBN 2027 telah disahkan, pemerintah akan mengumumkan mekanisme penyaluran secara resmi. Informasi lengkap dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

Masyarakat pun perlu waspada terhadap oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan biaya. Penyaluran subsidi energi tidak pernah dipungut biaya. Seluruh proses melalui jalur resmi pemerintah, bukan perantara perorangan.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tv.kontan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks