Pencarian

Panduan Belanja Oleh-Oleh di Pangkalpinang: dari Kemplang, Kain Cual, hingga Kerajinan Timah

Jumat, 04 September 2026 • 12:15:01 WIB
Panduan Belanja Oleh-Oleh di Pangkalpinang: dari Kemplang, Kain Cual, hingga Kerajinan Timah
Wisatawan memadati toko oleh-oleh di Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, untuk membeli kemplang dan getas sebelum meninggalkan Bangka Belitung.

PANGKALPINANG - Memastikan buah tangan untuk orang terkasih tidak boleh dilewatkan sebelum meninggalkan Bangka Belitung. Pilihan di Pangkalpinang pun beragam: kemplang, getas, kerajinan timah, hingga kain Cual yang siap menemani perjalanan pulang. Semua tersedia dalam satu kawasan yang mudah dijangkau, sehingga belanja oleh-oleh tak lagi menyita waktu liburan.

Kunci belanja yang efisien adalah memahami peta lokasi dan keunggulan setiap toko. Dengan begitu, wisatawan bisa membandingkan harga dan produk tanpa tergesa-gesa di menit-menit akhir.

Kawasan Belanja oleh-Oleh di Pangkalpinang

Menentukan lokasi belanja sebelum berangkat menghemat waktu yang berharga, terutama jika jadwal penerbangan sudah dekat. Jalan Jenderal Sudirman, khususnya di sekitar Gedung Nasional, menjadi koridor utama yang wajib dikunjungi. Adapun kawasan Bacang dan Bukit Intan menawarkan alternatif dengan karakter toko yang berbeda.

Jalan Jenderal Sudirman

Koridor ini ideal untuk belanja kilat karena toko makanan khas dan gift shop berjejer dalam satu area. Lokasinya yang berada di pusat kota memudahkan wisatawan untuk menyisipkan rute belanja ke dalam agenda harian. Wisatawan dapat berpindah dari satu toko ke toko lain hanya dengan berjalan kaki.

Salah satu tujuan utama adalah Toko LCK di Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Gedung Nasional, Taman Sari. Berdiri sejak 1981, toko ini buka pukul 08.00–20.00 WIB pada Senin–Sabtu dan lebih singkat di hari Minggu. Tidak jauh dari sana, Toko Kartini di Jalan Jenderal Sudirman No. 24 menawarkan pilihan pelengkap untuk perbandingan harga sebelum memutuskan membeli.

Rekomendasi Toko oleh-Oleh

Setiap toko memiliki keunggulan yang berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada jenis oleh-oleh yang dicari, apakah makanan khas atau barang kenang-kenangan yang lebih abadi.

Toko LCK

Toko LCK menjadi andalan bagi pencari oleh-oleh kuliner. Rak-raknya dipenuhi kemplang, teripang, udang kering, terasi Bangka, sambal lingkung, rusip ikan teri, lada putih, getas, teh Jebus, permen gula aren, dan sagon kelapa. Beberapa sumber menyebutkan tersedia paket oleh-oleh dengan harga yang menyesuaikan isi, sehingga satu kunjungan bisa memenuhi kebutuhan banyak orang sekaligus.

Snack Halim Kusuma

Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 57, Gabek Satu, toko ini buka setiap hari pukul 07.00–21.00. Jam operasional yang panjang ini mengakomodasi wisatawan dengan penerbangan pagi atau yang baru sempat berbelanja setelah beraktivitas seharian.

Yunna Snack dan Godai Sejiwa

Di kawasan Bacang, Bukit Intan, wisatawan dapat mampir ke Yunna Snack di Jalan Simpang 4/Jalan Air Mangkok yang buka pukul 07.30–20.30 setiap hari. Ada pula Godai Sejiwa yang menyebut dirinya pusat oleh-oleh dan snack khas Bangka pada pukul 08.00–21.00. Kedua toko ini melayani pembelian dalam jumlah besar dengan beragam pilihan ukuran kemasan.

Bangka Grafitti Souvenir

Bagi yang mencari kenang-kenangan non-kuliner, Bangka Grafitti Souvenir di Jalan Nangka No. 96, Bukit Baru, Gerunggang layak masuk daftar. Gift shop ini menawarkan produk cendera mata yang lebih bernilai ketimbang sekadar mengisi koper dengan makanan.

Oleh-Oleh yang Wajib Dibeli

Pemilihan oleh-oleh sebaiknya mempertimbangkan siapa penerimanya dan durasi perjalanan pulang. Beberapa produk memiliki keunggulan tersendiri yang perlu diperhatikan.

Kemplang: Primadona dari Bangka

Kemplang adalah ikon kuliner Bangka Belitung yang paling dicari. Untuk perjalanan udara, kemplang panggang menjadi pilihan praktis karena ringan dan tidak basah. Pastikan memilih kemasan tersegel dan memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membayar.

Getas dan Lada Putih

Getas dengan teksturnya yang renyah cocok untuk dibagikan ke banyak orang karena tersedia dalam berbagai ukuran kemasan. Sementara itu, lada putih menawarkan nilai lebih sebagai hadiah karena tahan lama, ringan, dan identik dengan komoditas andalan Bangka Belitung. Catatan menarik, pada Agustus 2026 lalu Kementerian UMKM tercatat melepas ekspor 8,2 ton lada putih Babel ke Belanda, membuktikan kualitasnya yang mendunia.

Souvenir Non-Makanan yang Artistik

Oleh-oleh tak selalu harus berupa makanan. Kerajinan tangan seperti yang dipajang di Tin's Gallery di Jalan Jenderal Sudirman bisa menjadi kenang-kenangan yang lebih abadi. Galeri ini menjual kerajinan timah, miniatur kapal, perhiasan, kain Cual, tas anyaman, hingga aksesori handmade.

Produk non-makanan menyimpan nilai kenangan yang tidak bergantung pada masa simpan. Setiap barang membawa cerita dan keahlian perajin lokal yang patut diapresiasi.

Kiat Berbelanja Hemat dan Efisien

Agar belanja oleh-oleh tidak membengkak, bandingkan harga berdasarkan berat, bukan sekadar melihat label harga. Tentukan anggaran dan kelompokkan penerima, seperti keluarga, rekan kerja, dan hadiah khusus, untuk menghindari pembelian impulsif. Prioritaskan produk tahan lama seperti kemplang, getas, dan lada jika perjalanan pulang masih memakan waktu beberapa hari.

Waktu Terbaik Berbelanja

Belanja di pagi hari atau sehari sebelum keberangkatan memberi ruang untuk memeriksa produk dengan teliti. Wisatawan masih sempat menukar kemasan yang rusak atau menambah jumlah jika dirasa kurang. Sebaiknya jangan menunda belanja hingga satu jam sebelum jadwal pulang, dan konfirmasi kembali jam operasional toko karena bisa berubah, terutama saat hari libur.

FAQ

Apa oleh-oleh paling praktis dari Pangkalpinang?

Kemplang, getas, kerupuk ikan, lada putih, dan makanan kering lainnya paling praktis karena mudah dibawa dan tidak memakan banyak ruang di dalam koper.

Apakah ada souvenir selain makanan?

Tentu ada. Kain Cual, kerajinan timah, anyaman, aksesori, miniatur kapal, hingga gantungan kunci tersedia di berbagai toko dan galeri di Pangkalpinang.

Kawasan mana yang cocok untuk belanja cepat?

Jalan Jenderal Sudirman adalah pilihan paling efisien. Toko LCK dan Toko Kartini berada dalam satu koridor, memudahkan wisatawan untuk membandingkan harga dan produk tanpa berpindah jauh.

Berbelanja oleh-oleh di Pangkalpinang bukan sekadar transaksi jual-beli. Membeli produk lokal berarti turut mendukung perajin dan pelaku UMKM yang jumlahnya meningkat sekitar 20 persen dari 2024 ke 2025. Setiap rupiah yang dibelanjakan menjadi pintu kecil untuk membawa pulang sepotong cerita Bangka Belitung.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks