Pencarian

Harga BBM di Kepulauan Bangka Belitung Stabil Sepanjang Agustus, Pertalite Rp 10.000 dan Pertamax Rp 15.950 per Liter

Senin, 31 Agustus 2026 • 16:41:04 WIB
Harga BBM di Kepulauan Bangka Belitung Stabil Sepanjang Agustus, Pertalite Rp 10.000 dan Pertamax Rp 15.950 per Liter
Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, dan bp di Kepulauan Bangka Belitung tidak mengalami perubahan sepanjang Agustus 2026.

Pemerintah menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU Pertamina, Shell, dan bp tidak mengalami perubahan sejak 1 Agustus 2026. Penetapan ini berlaku nasional termasuk di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, dengan harga Pertalite yang masih bertahan di level Rp 10.000 per liter. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

PANGKALPINANG — Harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dipastikan tidak berubah sepanjang bulan ini. Mengutip laman resmi Pertamina, Senin, pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga sejak 1 Agustus 2026, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan lonjakan biaya transportasi dan logistik.

Kebijakan ini berlaku serentak untuk tiga operator besar, yakni Pertamina, Shell, dan bp. Artinya, konsumen di Bangka Belitung yang biasa mengisi kendaraan di SPBU mana pun akan membayar dengan tarif yang sama seperti akhir Juli lalu.

Rincian Harga di SPBU Pertamina: Pertalite Masih Rp 10.000

Untuk jenis BBM subsidi dan nonsubsidi, Pertamina membanderol produknya dengan rincian berikut per liter:

  • Pertalite: Rp 10.000
  • Solar subsidi: Rp 6.800
  • Pertamax: Rp 15.950
  • Pertamax Turbo: Rp 18.300
  • Pertamax Green: Rp 16.600
  • Dexlite: Rp 19.700
  • Pertamina Dex: Rp 21.150

Harga Pertalite yang menjadi primadona masyarakat menengah ke bawah ini masih berada di angka yang sama sejak awal bulan. Begitu pula dengan Solar subsidi yang kerap digunakan para nelayan dan pelaku industri kecil di daerah pesisir.

Shell dan bp Juga Tak Ubah Tarif

Operator asing turut menjaga stabilitas harga. Di SPBU Shell, V-Power Diesel masih dibanderol Rp 21.910 per liter, tidak berubah sejak 1 Agustus 2026.

Sementara itu, SPBU bp mempertahankan tiga produk utamanya. BP Ultimate dijual Rp 16.760 per liter, BP 92 Rp 16.130 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp 21.910 per liter.

Keselarasan harga antarroperasi ini menunjukkan koordinasi yang terjaga di tingkat hilir. Dalam beberapa pekan terakhir memang tidak ada sinyal kenaikan dari pemerintah, meskipun harga minyak mentah dunia sempat bergerak dinamis.

Stabilitas Harga Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat

Keputusan mempertahankan harga BBM memberi dampak langsung pada stabilitas harga kebutuhan pokok. Biaya distribusi barang dari Pelabuhan Pangkalbalam ke seluruh kabupaten di Bangka Belitung tidak mengalami perubahan, sehingga harga sembako di pasar tradisional cenderung terkendali.

Bagi para sopir angkutan umum, taksi, dan ojek online yang setiap hari mengandalkan BBM, kepastian harga ini menjadi angin segar. Mereka bisa menghitung pendapatan harian tanpa terganggu gejolak harga energi.

Pemerintah diharapkan mempertahankan konsistensi ini setidaknya hingga akhir tahun, terlebih menjelang momen-momen puncak permintaan BBM seperti libur panjang dan hari besar keagamaan.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks