Pencarian

Fortuner hingga Pajero Sport Lesu, Penjualan Diesel Turun Imbas Harga BBM

Kamis, 10 September 2026 • 13:21:31 WIB
Fortuner hingga Pajero Sport Lesu, Penjualan Diesel Turun Imbas Harga BBM
Penjualan mobil diesel seperti Fortuner dan Pajero Sport turun signifikan imbas kenaikan harga BBM diesel.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Penurunan ini bukan gejala sehari dua hari. Data penjualan delapan bulan terakhir menunjukkan tren yang konsisten merosot sejak Mei, tepat setelah harga BBM diesel menyentuh puncaknya. Kijang Innova Reborn Diesel, Fortuner, dan Pajero Sport yang biasanya jadi tulang punggung segmen SUV dan MPV diesel kini harus puas dengan angka yang jauh dari masa jayanya.

Harga Solar Nonsubsidi Masih di Rp 25.000-an per Liter

Kenaikan harga BBM diesel mulai terasa sejak April. Puncaknya terjadi pada Mei, saat harga solar nonsubsidi sempat menembus Rp 30.000 per liter. Memasuki Agustus 2026, harga memang turun, tapi hanya ke level Rp 25.000-an per liter — masih jauh di atas harga normal yang biasa dinikmati pengguna kendaraan diesel.

Bagi pemilik mobil diesel, kenaikan ini langsung terasa di biaya operasional harian. Konsumsi solar yang biasanya jadi keunggulan — terutama untuk perjalanan jauh dan angkutan barang — kini tak lagi jadi nilai jual utama.

Penjualan Kijang Innova Reborn Diesel: Anjlok 76% dari Puncak

Innova Reborn Diesel mencatat penjualan tertinggi pada Mei dengan 3.819 unit. Setelah itu, angkanya terus turun tajam. Pada Agustus, hanya 925 unit yang terjual — turun sekitar 76% dibanding Mei.

  • Januari: 2.728 unit
  • Februari: 3.514 unit
  • Maret: 1.472 unit
  • April: 3.010 unit
  • Mei: 3.819 unit
  • Juni: 1.673 unit
  • Juli: 1.148 unit
  • Agustus: 925 unit

Beruntung bagi Toyota, data penjualan Innova Reborn Diesel digabung dengan Innova Zenix. Alhasil, model ini masih bisa bertahan di posisi ketiga daftar mobil terlaris se-Indonesia periode Agustus 2026.

Fortuner dan Pajero Sport: Dari 1.000-an Unit ke Ratusan Unit

Fortuner memulai tahun dengan 1.062 unit pada Januari dan sempat naik ke 1.386 unit pada April. Tapi sejak Juni, angkanya konsisten di bawah 700 unit. Agustus ditutup dengan 534 unit.

  • Januari: 1.062 unit
  • Februari: 1.103 unit
  • Maret: 655 unit
  • April: 1.386 unit
  • Mei: 1.224 unit
  • Juni: 602 unit
  • Juli: 504 unit
  • Agustus: 534 unit

Pajero Sport mencatat penurunan paling dalam. Dari 1.262 unit pada Februari, penjualannya terus merosot hingga hanya 254 unit pada Juli. Agustus sedikit membaik ke 317 unit, tapi tetap jauh dari performa awal tahun.

  • Januari: 831 unit
  • Februari: 1.262 unit
  • Maret: 621 unit
  • April: 655 unit
  • Mei: 499 unit
  • Juni: 364 unit
  • Juli: 254 unit
  • Agustus: 317 unit

Toyota Akui Dampak Harga BBM, Berharap Cuma Shock Sesaat

Toyota sebelumnya tak menampik penurunan penjualan dua model dieselnya akibat harga BBM yang meroket. Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Bansar Maduma, berharap penurunan ini tidak berlangsung lama.

"Mudah-mudahan hanya shock sesaat. Pada saat mereka benar-benar menjalankan atau mengalami kenaikan harga tersebut, kemudian mereka menjalani setiap bulannya, mudah-mudahan mereka bisa beradaptasi, sehingga memberikan confidence buat mereka untuk membeli kendaraan diesel lagi," ungkap Bansar beberapa waktu lalu.

Yang Perlu Diperhatikan

Angka penjualan ini menunjukkan bahwa konsumen diesel masih menahan diri. Meski harga solar sudah turun dari puncak Rp 30.000, level Rp 25.000-an per liter tetap membuat biaya kepemilikan mobil diesel kurang menarik dibanding versi bensin atau hybrid.

Belum ada indikasi harga BBM diesel akan kembali ke level sebelum April. Selama itu terjadi, segmen SUV dan MPV diesel kemungkinan masih akan tertekan.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks