Pencarian

Penjualan BYD di Indonesia Semester I 2026 Tembus 23.257 Unit, Atto 1 Jadi Raja Jalanan

Senin, 20 Juli 2026 • 12:31:01 WIB
Penjualan BYD di Indonesia Semester I 2026 Tembus 23.257 Unit, Atto 1 Jadi Raja Jalanan
Penjualan BYD di Indonesia pada semester I 2026 mencapai 23.257 unit, meningkat 9.165 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan BYD sepanjang Januari hingga Juni 2026 yang menunjukkan tren positif. Produsen asal China itu berhasil menjual 23.257 unit, melonjak 9.165 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 14.092 unit.

Atto 1 Kuasai 43,5% Pangsa Pasar BYD

Model sport utility vehicle (SUV) kompak Atto 1 menjadi tulang punggung penjualan dengan 10.116 unit terjual. Kontribusinya mencapai 43,5% dari total penjualan BYD di Indonesia. Posisi ini sekaligus menegaskan preferensi konsumen Tanah Air terhadap kendaraan listrik bergaya crossover.

Di bawah Atto 1, BYD M6 mencatatkan penjualan 7.669 unit atau 32,98%, disusul Sealion dengan 4.156 unit atau 17,87%. Ketiga model ini secara kumulatif menyumbang 94,34% dari seluruh penjualan BYD, menandakan konsentrasi permintaan masih terpusat pada lini produk utama.

Fluktuasi Bulanan: Dari 895 Unit ke 5.264 Unit dalam Sebulan

Performa penjualan BYD sepanjang semester pertama tahun ini tidak linear. Januari dibuka dengan 4.879 unit, lalu turun tipis 4,63% ke 4.653 unit pada Februari. Maret menjadi titik terendah awal dengan penurunan drastis 36,79% menjadi 2.941 unit.

April menunjukkan pemulihan dengan kenaikan 57,26% menjadi 4.625 unit. Namun, Mei justru ambles 80,65% ke 895 unit—rekor terendah semester I 2026. Lonjakan spektakuler terjadi pada Juni ketika penjualan melejit 488,16% menjadi 5.264 unit, sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi.

Model Lain: Atto 3, Seal, Dynamic, dan E6

Di luar trio utama, penjualan model lain masih relatif kecil. Atto 3 terjual 720 unit, diikuti sedan Seal sebanyak 257 unit. Dynamic mencatatkan 194 unit, sementara E6 menjadi model paling bawah dengan hanya 145 unit sepanjang enam bulan pertama 2026.

Distribusi penjualan yang timpang ini menunjukkan strategi BYD masih mengandalkan model-model dengan harga kompetitif di segmen massal. Atto 1 dan M6 bersaing langsung dengan pemain lain di kelas Rp 300-400 jutaan, sementara Sealion menyasar segmen yang lebih tinggi.

Bagikan
Sumber: dataloka.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks