Pencarian

Yamaha Akui Masalah Struktural MotoGP Sudah Disorot Rossi 10 Tahun Lalu

Sabtu, 19 September 2026 • 13:36:31 WIB
Yamaha Akui Masalah Struktural MotoGP Sudah Disorot Rossi 10 Tahun Lalu

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Direktur Tim Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengakui masalah struktural yang kini menghantam timnya sudah disorot Valentino Rossi sejak satu dekade lalu. Pengakuan itu muncul di tengah ketegangan hubungan Yamaha dengan Fabio Quartararo, yang sempat diwarnai rumor kepindahan ke Honda untuk musim 2027-2028. Quartararo dan Yamaha diketahui telah menggelar pertemuan tertutup usai Grand Prix Aragon demi meredam situasi.

Meregalli buka suara soal akar persoalan yang membuat Yamaha tertinggal dari pabrikan lain di MotoGP. Menurutnya, keluhan Rossi soal kelemahan struktural tim pernah diabaikan karena performa gemilang Quartararo menutupi semuanya.

Keluhan Rossi yang Terabaikan Selama Satu Dekade

Meregalli menyebut masalah yang dihadapi Yamaha bukan persoalan baru. Rossi sudah menyoroti hal serupa sepuluh tahun silam, tetapi tim memilih bertahan dengan kondisi tersebut.

"Kami memiliki beberapa masalah (struktural) dan Valentino telah menyorotinya 10 tahun lalu, tetapi entah bagaimana kami tetap mempertahankannya," kata Meregalli.

Kondisi itu diperparah dengan kehadiran Quartararo. Performa brilian pebalap Prancis tersebut membuat kelemahan Yamaha tidak terlihat jelas di permukaan.

Quartararo Menutupi Kelemahan, Lalu Jadi Bumerang

Meregalli mengakui kehadiran Quartararo sempat menyelamatkan citra Yamaha. Pebalap lain di tim yang sama juga mengalami masalah serupa, tetapi prestasi Quartararo membuat semuanya tampak baik-baik saja.

"Masalah-masalah yang mulai kami alami dari tahun ke tahun tertutupi oleh dirinya dan kemampuannya," ujar Meregalli.

Seiring waktu, pola itu justru berbalik menjadi masalah. Ketika Quartararo mulai kehilangan kesabaran, kelemahan Yamaha yang lama terpendam akhirnya terekspos ke publik.

Kekecewaan Quartararo Memuncak di Awal 2026

Ketegangan mulai terasa sejak awal musim 2026. Usai seri pembuka di Thailand, Quartararo mengungkap bahwa timnya belum berada di posisi yang cepat.

Kekecewaan itu berkembang karena tidak ada kemajuan berarti dari sisi pengembangan motor. Puncaknya, muncul rumor kepindahan Quartararo ke Honda untuk musim 2027-2028 sebelum ia menjajal Yamaha dengan mesin V4.

Pekan lalu di Misano, Quartararo mengakui telah menggelar pertemuan tertutup dengan Yamaha setelah Grand Prix Aragon. Langkah itu diambil untuk meredam ketegangan yang memanas.

"Saya rasa karena frustasi kami mengucapkan hal-hal yang mungkin tidak tepat. Kami mengadakan pertemuan dan semuanya sudah diselesaikan," ucap Quartararo dilansir Motorsport Magazine.

Ducati Bergerak Cepat, Yamaha Tertinggal

Di saat Yamaha berjalan di tempat, pabrikan lain justru bergerak agresif. Ducati disebut Meregalli telah meningkatkan performa dan teknologi ke level tinggi hingga mengantar ridernya meraih titel juara dunia.

"Ducati benar-benar telah meningkatkan performa dan teknologinya ke level yang tinggi dan pabrikan Eropa lain juga sangat aktif serta cepat bereaksi," kata Meregalli.

Yamaha kini berupaya mengejar ketertinggalan dengan memperkuat tim melalui tenaga ahli dari pabrikan lain. Meski begitu, Meregalli menyadari waktu tidak berpihak pada timnya.

"Kini kami benar-benar bergerak maju, tetapi pabrikan lain tidak akan menunggu," pungkasnya.

Posisi Quartararo di Yamaha

Quartararo menjadi salah satu bintang utama Yamaha setelah kepergian Rossi, Jorge Lorenzo, dan Maverick Vinales. Debutnya di kelas MotoGP di Sepang langsung mengejutkan banyak pihak berkat penampilan briliannya.

Setelah balapan pembuka musim 2021 di Qatar, Quartararo menapaki jalannya sendiri sebagai pebalap unggulan pabrikan Garpu Tala. Kini, masa depannya di Yamaha bergantung pada seberapa cepat tim mampu membenahi persoalan struktural yang sudah lama dibiarkan.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks