Pencarian

Gangguan Distribusi BBM di Bangka Tengah, Disperindagkop Pantau Harga Pangan Setiap Hari untuk Cegah Inflasi

Selasa, 14 Juli 2026 • 17:15:31 WIB
Gangguan Distribusi BBM di Bangka Tengah, Disperindagkop Pantau Harga Pangan Setiap Hari untuk Cegah Inflasi
Petugas Disperindagkop-UKM memantau harga bahan pokok di pasar tradisional Koba, Bangka Tengah, Selasa (18/2).

KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Disperindagkop-UKM mengintensifkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah gangguan distribusi BBM. Langkah ini bertujuan meredam potensi lonjakan harga yang bisa membebani daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Apa yang Dipantau dan di Mana?

Pemantauan dilakukan secara rutin setiap hari di sejumlah titik, mulai dari pasar tradisional, toko modern, hingga distributor. "Apabila ditemukan lonjakan harga yang berpotensi mengganggu masyarakat, kami melakukan langkah stabilisasi, termasuk operasi pasar atau bentuk intervensi lainnya sesuai kebutuhan," kata Irwandi di Koba, Selasa.

Mengapa Gangguan Distribusi BBM Berbahaya bagi Harga Pangan?

Gangguan distribusi BBM dinilai langsung mempengaruhi biaya transportasi dan distribusi barang. Kenaikan biaya logistik ini, menurut Irwandi, paling berdampak pada masyarakat berpenghasilan rendah karena daya beli mereka langsung tertekan oleh kenaikan biaya hidup.

Jika distribusi BBM segera pulih, dampaknya diperkirakan hanya bersifat sementara dan masih bisa dikendalikan. Namun, jika gangguan berlangsung lebih lama, sejumlah komoditas seperti sayuran, ikan, dan bahan pangan lainnya yang bergantung pada pasokan dari luar daerah berpotensi mengalami kenaikan harga.

Langkah Antisipasi Jika Gangguan Berlanjut

Disperindagkop-UKM tidak hanya memantau, tetapi juga menyiapkan skenario darurat. Koordinasi dengan Pertamina, pemerintah provinsi, distributor, dan pelaku usaha diperkuat untuk memastikan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.

"Kita memprioritaskan terjaganya ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga dan perlindungan daya beli masyarakat selama gangguan distribusi BBM berlangsung," tegas Irwandi.

Apabila gangguan berlangsung lebih lama, operasi pasar atau pasar murah akan disiapkan sebagai bentuk intervensi langsung. Pemantauan berkala juga dilakukan agar potensi kenaikan harga dapat diidentifikasi lebih awal sebelum memicu inflasi daerah.

Imbauan untuk Pedagang

Irwandi mengimbau seluruh pedagang dan pelaku usaha untuk tetap menjual barang sesuai mekanisme pasar yang wajar. "Jangan memanfaatkan kondisi distribusi BBM untuk menaikkan harga secara berlebihan," ujarnya.

Penyesuaian harga, menurut dia, harus mempertimbangkan kenaikan biaya distribusi yang riil dan proporsional, bukan spekulasi.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks