Pencarian

Harga Emas Antam Anjlok Rp 30.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi Dalam

Kamis, 18 Juni 2026 • 11:38:31 WIB
Harga Emas Antam Anjlok Rp 30.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi Dalam
Harga emas Antam turun Rp 30.000 per gram pada 18 Juni 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam justru turun lebih tajam, yakni Rp 39.000 dalam sehari. Kini, Antam hanya mematok harga beli kembali emas di angka Rp 2.475.000 per gram. Artinya, jika Anda menjual emas Antam hari ini, harga yang diterima setara dengan level tersebut.

Selisih antara harga jual dan harga buyback pun melebar. Hal ini penting dicermati investor karena buyback adalah patokan keuntungan riil saat mencairkan investasi emas fisik.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru (18 Juni 2026)

Berikut rincian harga emas Antam untuk berbagai ukuran yang dikutip dari laman Logam Mulia:

  • 0,5 gram: Rp 1.401.500
  • 1 gram: Rp 2.703.000
  • 5 gram: Rp 13.290.000
  • 10 gram: Rp 26.525.000
  • 50 gram: Rp 132.295.000
  • 100 gram: Rp 264.512.000
  • 500 gram: Rp 1.321.820.000
  • 1.000 gram: Rp 2.643.600.000

Rekor tertinggi sepanjang masa harga emas Antam tercatat pada 29 Januari 2026, saat menyentuh Rp 3.168.000 per gram dengan buyback Rp 2.989.000 per gram.

The Fed Pangkas Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Tekanan pada harga emas dunia berasal dari keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%–3,75%. Keputusan ini merupakan hasil rapat FOMC pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.

Dalam pernyataan resminya, The Fed menegaskan inflasi masih jauh di atas target 2% dan sebagian didorong oleh guncangan pasokan di sektor energi. Pernyataan ini menguatkan ekspektasi bahwa bank sentral AS tidak akan terburu-buru melonggarkan kebijakan moneter.

Bahkan, mayoritas anggota FOMC kini melihat peluang kenaikan suku bunga lebih terbuka ketimbang pemangkasan. Proyeksi dot plot tahun ini pun dihapus, menandakan sikap hawkish yang lebih agresif.

Akibatnya, harga emas spot di pasar global merosot 1,03% ke US$ 4.285,52 per ons pada Rabu (17/6). Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus juga melemah 0,84% ke US$ 4.317,8 per ons.

Fenomena Langka: Ketua The Fed Absen Kirim Proyeksi

Dalam konferensi pers usai pengumuman, Kevin Warsh mengungkapkan bahwa dirinya sengaja tidak mengirimkan proyeksi dot plot pribadi. Dari total 19 anggota FOMC yang berhak, hanya 18 yang menyerahkan pandangan suku bunga.

Warsh dikenal sebagai kritikus keras dot plot dan berbagai bentuk forward guidance. Ia juga menyatakan tengah membentuk gugus tugas untuk mereformasi sejumlah aspek operasional utama The Fed. Langkah ini menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter AS ke depan.

Dengan suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama, emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding) kehilangan daya tariknya. Investor cenderung beralih ke instrumen berbunga seperti obligasi, yang kini menawarkan imbal hasil lebih kompetitif.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks