Pencarian

Aceh Culinary Festival 2026 Ditutup, Transaksi UMKM Tembus Rp1,5 Miliar

Senin, 14 September 2026 • 10:51:01 WIB
Aceh Culinary Festival 2026 Ditutup, Transaksi UMKM Tembus Rp1,5 Miliar
Pengunjung memadati kawasan Aceh Culinary Festival 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Antusiasme warga dan wisatawan terhadap Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 terlihat dari angka kunjungan yang terus bertambah sejak hari pertama. Hingga hari ketiga pelaksanaan, kunjungan kumulatif tercatat lebih dari 11.000 orang.

Angka itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi. "Selama tiga hari ini juga tercatat transaksi langsung pelaku UMKM dan penjualan kuliner melampaui Rp1,5 miliar," kata Dedy.

Gayo Lues Juara Paviliun Kuliner Aceh

Pada penutupan ACF 2026 diumumkan pemenang Paviliun Kuliner Aceh yang diikuti 12 kabupaten/kota. Gayo Lues keluar sebagai juara pertama, disusul Aceh Selatan di posisi kedua dan Aceh Tamiang di posisi ketiga.

Nagan Raya meraih harapan pertama, Aceh Timur harapan kedua, dan Kota Sabang harapan ketiga. Adapun juara favorit diraih Simeulue.

Tiga Kawasan Utama ACF 2026

ACF 2026 berlangsung 11–14 September 2026 dan dibagi ke dalam tiga kawasan utama. Paviliun Kuliner Aceh menampilkan hidangan dari 12 kabupaten/kota, sementara Galarasa Nusantara dan Bandar Rasa melengkapi pengalaman wisata kuliner bagi pengunjung.

Venue utama festival berada di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh. Lokasi ini berada di pusat kota dan mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum dari berbagai titik di Banda Aceh.

Kuliner Aceh dan Cerita di Baliknya

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa, menekankan bahwa gastronomi tidak sebatas pengalaman menikmati makanan. Wisatawan juga dapat mengenal asal bahan, tradisi pengolahan, sejarah, serta budaya yang membentuk suatu hidangan.

"Kita tidak hanya merasakan enaknya, tetapi juga mengetahui cerita di baliknya," ujarnya saat closing ceremony.

Menurut Ni Luh Puspa, posisi ACF sebagai salah satu dari 10 event terbaik dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menunjukkan kuliner Aceh punya potensi dikembangkan lebih jauh. "Untuk masuk KEN seleksinya sangat ketat. Apalagi untuk ditetapkan sebagai 10 event terbaik, seleksinya dilakukan bersama ribuan event dari berbagai daerah di Indonesia," katanya.

Jejak Sejarah Maritim dalam Hidangan Aceh

Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Syakir, menyebut kuliner Aceh tidak terlepas dari sejarah maritim, perdagangan rempah, serta pertemuan berbagai etnis dan budaya.

Jejak itu tercermin dalam hidangan seperti kuah pliek u, kuah beulangong, sie reuboh, ayam tangkap, mi Aceh, kopi Gayo, hingga sanger. "Setiap hidangan memiliki cerita dan identitas budaya yang dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan pariwisata Aceh," kata Syakir.

Dukungan untuk Keberlanjutan Festival

Ni Luh Puspa menambahkan keberlanjutan ACF membutuhkan keterlibatan pemerintah, sektor swasta, dan industri kreatif. Kementerian Pariwisata menyatakan komitmennya mendukung pengembangan festival ini sebagai salah satu event unggulan pariwisata Indonesia.

Kementerian Pariwisata tengah mengembangkan pariwisata berkualitas melalui marine tourism, wellness tourism, dan gastro tourism. "Melalui Aceh Culinary Festival ini harusnya bisa menjadi bagian dari Wonderful Indonesia Gastronomy," kata Ni Luh Puspa.

Bagi traveler yang ingin merencanakan kunjungan ke ACF tahun berikutnya, informasi terkini soal jadwal, tiket, dan rangkaian acara dapat dikonfirmasi via Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Durasi ideal untuk menikmati seluruh kawasan festival adalah dua hingga tiga hari, cukup untuk mencicipi hidangan dari tiap paviliun sekaligus menelusuri cerita budaya di baliknya.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks