Pencarian

Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Bangka Tengah Tanam 3.300 Bibit Mangrove di Pantai Menuang, Libatkan 500 Warga

Minggu, 26 Juli 2026 • 06:33:31 WIB
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Bangka Tengah Tanam 3.300 Bibit Mangrove di Pantai Menuang, Libatkan 500 Warga
Pemkab Bangka Tengah menanam 3.300 bibit mangrove di Pantai Menuang, Desa Baskara Bakti, dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia.

KOBA — Sebanyak 3.300 bibit mangrove ditanam di lahan seluas satu hektare di Pantai Menuang, Dusun Tanah Merah, Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah. Penanaman ini melibatkan 500 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia. Ia menekankan pentingnya penanaman pohon untuk kehidupan jangka panjang generasi mendatang.

"Penanaman pohon ini untuk kehidupan jangka panjang bagi generasi mendatang dengan menyediakan ruang karbon dan ruang udara yang cukup untuk kehidupan," kata Algafry di Koba, Minggu.

Mangrove sebagai Penopang Budidaya Kepiting Bakau

Selain berfungsi menahan abrasi, hutan mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai biota perairan, termasuk ikan air payau. Bupati Algafry mengaitkan program ini dengan pengembangan budidaya kepiting bakau yang kini menjadi konsentrasi pemerintah daerah.

"Apalagi kita di daerah sedang konsentrasi mengembangkan dan membudidayakan kepiting bakau yang membutuhkan habitat memadai untuk pembudayaannya," ujarnya.

Keberadaan mangrove dinilai memiliki nilai ekonomi karena mendukung keberlanjutan sektor perikanan dan budi daya di kawasan pesisir. Menurut Algafry, sekitar 40 persen wilayah Kabupaten Bangka Tengah merupakan kawasan pesisir, sehingga pelestarian mangrove menjadi bagian penting dalam menjaga sumber daya alam sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

Komitmen Tahunan Pemkab Bangka Tengah

Pemerintah daerah setiap tahun terus melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat. Algafry menegaskan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan agar keseimbangan ekosistem pesisir tetap terpelihara secara berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah, pelajar, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pelestarian kawasan pesisir. Bupati berharap penanaman mangrove mampu menahan abrasi sekaligus menjaga habitat biota laut yang menjadi sumber penghidupan warga pesisir.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks