PANGKALPINANG — Pelantikan pengurus PD DMI Kota Pangkalpinang berlangsung di kompleks perkantoran Wali Kota, Sabtu (25/7/2026). Acara ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan untuk lima tahun ke depan, periode 2026–2031.
Agustu: Perkuat Sinergi Sekarang Juga
Dalam sambutannya, Agustu Afendi mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru DMI Pangkalpinang. Ia menekankan bahwa organisasi ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemkot. “Jalinan komunikasi dan koordinasi harus diperkuat agar program-program keagamaan dan kesejahteraan menyentuh langsung warga,” ujarnya.
Agustu juga berharap agar DMI segera menyusun program kerja yang konkret dan terukur. Menurutnya, program tersebut harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pangkalpinang dalam waktu dekat.
Program Kerja DMI: Target Manfaat Nyata
Pelantikan ini menjadi momentum bagi DMI untuk merancang kegiatan yang relevan dengan kebutuhan warga. Beberapa bidang yang bisa dijadikan prioritas antara lain pembinaan masjid, peningkatan kualitas pengajian, dan kegiatan sosial ekonomi berbasis masjid.
Pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri selama ini gencar mendorong sinergi lintas organisasi keagamaan untuk mendukung visi kota yang religius. DMI sebagai wadah para pengelola masjid diharapkan menjadi mitra strategis dalam program-program tersebut.
DMI dan Pemkot: Satu Visi untuk Warga
Agustu menambahkan bahwa kolaborasi antara DMI dan pemkot tidak hanya bersifat seremonial. Setiap program harus terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan agama dan penanggulangan kemiskinan.
Ia mencontohkan, masjid bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, seperti pelatihan keterampilan atau pendirian koperasi. “Dengan sinergi yang kuat, DMI bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan berbasis masjid,” kata Agustu.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda dan perwakilan ormas Islam di Pangkalpinang. Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru DMI dan siap bekerja sama dalam kegiatan keagamaan ke depan.