Pencarian

Geliat UMKM Pangkalpinang Makin Deras: 29.171 Pelaku Usaha Terdata hingga Pertengahan 2026, Pemkot Gelar Bazar Merdeka

Selasa, 21 Juli 2026 • 18:10:32 WIB
Geliat UMKM Pangkalpinang Makin Deras: 29.171 Pelaku Usaha Terdata hingga Pertengahan 2026, Pemkot Gelar Bazar Merdeka
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, membuka Bazar UMKM Merdeka di Kecamatan Pangkalbalam, Jumat (15/8).

PANGKALPINANG — Angka itu menjadi bukti bahwa sektor usaha mikro di kota ini tidak sekadar bertahan, tapi justru bertambah. Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyebut pertumbuhan lebih dari 3.000 unit usaha dalam setahun terakhir sebagai sinyal positif bagi perekonomian daerah.

“Berdasarkan data yang kami terima, pada tahun 2025 terdapat sekitar 26 ribu UMKM. Hingga pertengahan tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi 29.171 unit usaha. Ini tentu sangat menggembirakan,” kata Dessy saat membuka bazar yang digelar di Kecamatan Pangkalbalam.

Bazar Merdeka Jadi Lokomotif Baru

Bazar UMKM Merdeka sendiri digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah kota sengaja memilih lokasi di Pangkalbalam untuk menjangkau pelaku usaha di wilayah pinggiran yang selama ini mungkin belum tersentuh pameran serupa.

Menurut Dessy, pertumbuhan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. “Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mengapresiasi semangat masyarakat dan berterima kasih atas kolaborasi semua pihak yang bersama-sama memperkuat perekonomian daerah melalui UMKM,” ujarnya.

Dari 26 Ribu ke 29 Ribu: Apa yang Berubah?

Jika dirunut, lonjakan terjadi di hampir semua sektor, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan lokal. Pemerintah kota mencatat, kemudahan perizinan lewat sistem daring dan pelatihan digital marketing menjadi faktor utama yang mendorong warga—khususnya ibu rumah tangga dan pemuda—untuk memulai usaha.

Angka 29.171 unit itu bukan sekadar statistik. Di baliknya, ada ribuan keluarga yang mengandalkan pendapatan harian dari warung, produksi kemplang, hingga jasa akomodasi kecil-kecilan. Ekonomi di Pangkalpinang, seperti kebanyakan kota di Bangka Belitung, memang ditopang oleh sektor informal dan UMKM.

Apakah Target 30 Ribu Tercapai Tahun Depan?

Dengan tren saat ini, target 30 ribu unit usaha bukan sekadar wacana. Namun, tantangan tetap ada: daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dan persaingan dengan produk luar daerah. Pemerintah kota berjanji akan terus menggelar bazar serupa secara berkala, tidak hanya saat hari besar nasional.

Bazar di Pangkalbalam sendiri diikuti puluhan tenant dari berbagai kelurahan. Pengunjung tampak antusias berburu produk lokal dengan harga yang relatif lebih miring dibandingkan di mal atau pusat perbelanjaan modern.

Bagikan
Sumber: sekilasindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks