Pencarian

Pemkot Pangkalpinang Dorong Digitalisasi Koperasi, 70 Pengurus Dibekali Tata Kelola Berbasis Teknologi

Kamis, 16 Juli 2026 • 16:22:55 WIB
Pemkot Pangkalpinang Dorong Digitalisasi Koperasi, 70 Pengurus Dibekali Tata Kelola Berbasis Teknologi
pengurus koperasi se-Kota Pangkalpinang mengikuti rapat koordinasi di Balai Betason, Kamis (16/7/2026).

PANGKALPINANG — Sebanyak 70 pengurus koperasi se-Kota Pangkalpinang mengikuti Rapat Koordinasi Koperasi di Balai Betason, Kantor Wali Kota, Kamis (16/7/2026). Kegiatan itu menjadi ajang sosialisasi tata kelola profesional dan berbasis digital yang digencarkan pemkot.

Digitalisasi Koperasi: Bukan Sekadar Catatan Excel

Dessy Ayutrisna dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi tak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata. “Keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi dari sejauh mana koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya,” ujarnya.

Menurut dia, transformasi digital mencakup sistem pembukuan, pelaporan keuangan, hingga pemasaran produk anggota. Pemkot mendorong penggunaan aplikasi manajemen koperasi yang terintegrasi agar transparansi dan akuntabilitas terjaga.

Pemkot Libatkan TNI dan Pajak dalam Pengawasan Koperasi

Rakor itu turut dihadiri Pabung Bangka Kodim 0413/Bangka Mayor Caj Ronal Manik, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Kota Pangkalpinang Muhammad Yasin, serta Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pangkalpinang Yohanes Ali. Kehadiran unsur TNI dan perpajakan menandakan pengawasan koperasi tak lagi sebatas internal dinas.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Erni Rindasari juga hadir mendampingi diskusi teknis. Ia menyebut pemkot akan melakukan pendampingan bertahap bagi koperasi yang belum siap beralih ke sistem digital.

Ekonomi Kerakyatan Jadi Prioritas Hingga Tingkat RT

Pemkot Pangkalpinang menargetkan seluruh koperasi di 42 kelurahan bisa mengadopsi sistem digital pada akhir 2026. Langkah ini diyakini memperkuat ekonomi kerakyatan yang selama ini menjadi tulang punggung warga.

Dessy menambahkan, koperasi yang dikelola secara modern akan lebih mudah mengakses permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya. “Dengan digital, koperasi bisa naik kelas. Anggota pun merasakan manfaat langsung,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: sekilasindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks