Pencarian

Daun Ketapang Bangka Belitung Tembus Pasar AS, Inggris, dan Jerman, Karantina Kawal Ekspor UMKM Semester I 2026

Jumat, 10 Juli 2026 • 21:23:01 WIB
Daun Ketapang Bangka Belitung Tembus Pasar AS, Inggris, dan Jerman, Karantina Kawal Ekspor UMKM Semester I 2026
Daun ketapang kering asal Bangka Belitung diekspor ke AS, Inggris, dan Jerman pada semester I 2026.

PANGKALPINANG — Daun ketapang yang selama ini mungkin hanya dikenal sebagai pohon peneduh di pinggir jalan, kini menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan dari Kepulauan Bangka Belitung. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 665,14 kilogram daun ketapang kering telah dikirim ke Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.

Ekspor Daun Ketapang: Fungsi Alami untuk Ikan Hias

Kepala Karantina Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herwintarti, mengatakan daun ketapang kering ini memiliki fungsi spesifik di pasar internasional. "Daun ketapang kering berfungsi sebagai kondisioner air alami yang sangat populer untuk akuarium, khususnya bagi ikan hias, seperti cupang, guppy, dan channa," katanya di Pangkalpinang, Jumat.

Kandungan tanin dalam daun ketapang mampu menurunkan dan menstabilkan pH air, menyembuhkan luka pada ikan, serta memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Permintaan dari negara importir pun cukup spesifik, yakni dalam bentuk kering dengan ukuran sesuai pesanan.

Penurunan Volume Ekspor, tapi Tren Masih Positif

Meskipun mencatatkan angka ekspor yang cukup besar, capaian Semester I 2026 ini mengalami penurunan tipis. Herwintarti menyebutkan volume ekspor turun sekitar 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan negara tujuan yang masih sama.

"Informasi dari pelaku usaha, pesanan masih berjalan di bulan berikutnya," ujarnya menambahkan. Meski ada penurunan, pihaknya tetap optimistis karena permintaan pasar internasional terhadap daun ketapang asal Bangka Belitung dinilai masih cukup baik. Dalam waktu dekat, UMKM akan kembali mengekspor daun ketapang ke Inggris.

Sinergi Karantina dan UMKM untuk Akselerasi Ekspor

Salah satu pelaku UMKM, Lukman, mengakui peran aktif Karantina dalam mendukung usahanya. Ia berharap sinergi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu merambah ke komoditas lainnya di masa mendatang.

Herwintarti menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat pembinaan kepada pelaku usaha sebagai akselerator ekspor komoditas unggulan pertanian dan perikanan. "Daun Ketapang ini merupakan salah satu komoditas unggulan daerah ini, karena memiliki permintaan pasar internasional cukup baik. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar semakin banyak UMKM untuk mampu menembus pasar ekspor dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah," katanya.

Data ekspor ini tercatat dalam sistem Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) yang dikelola oleh Karantina Kepulauan Bangka Belitung.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks