Pencarian

Festival Menuang Vol II di Bangka Tengah Sulap Bekas Lahan Tambang Jadi Destinasi Wisata, PT TIMAH Dukung Penuh

Selasa, 07 Juli 2026 • 17:01:37 WIB
Festival Menuang Vol II di Bangka Tengah Sulap Bekas Lahan Tambang Jadi Destinasi Wisata, PT TIMAH Dukung Penuh
Festival Menuang Vol II berlangsung di Pantai Menuang, Bangka Tengah, 24-26 Juli 2026.

BANGKA TENGAH — Festival Menuang Vol II resmi dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Juli 2026 di Pantai Menuang, Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang. Acara ini merupakan agenda kedua setelah edisi perdana tahun lalu yang juga mendapat sokongan dari PT TIMAH.

Ketua Pelaksana Festival Menuang Vol II, Nur Kholis, mengatakan festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Pantai Menuang ke publik. “Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, masyarakat belum banyak yang mengenal Pantai Menuang. Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa kawasan bekas tambang dapat dimanfaatkan menjadi destinasi wisata yang menarik,” ujarnya.

Rangkaian Acara Selama Tiga Hari

Hari pertama festival akan diisi wisata religi bersama majelis taklim. Puncak acara pada Minggu menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat: penanaman mangrove, jalan santai, lomba memancing, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak.

PT TIMAH, menurut Nur Kholis, memfokuskan dukungannya pada pelaksanaan hari puncak. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan penyelenggaraan festival dan kegiatan penanaman mangrove.

Pesona Pantai Menuang: Kolong Tambang Jadi Danau Kebiruan

Yang membuat Pantai Menuang unik adalah perpaduan antara kawasan reklamasi tambang dan ekosistem pesisir yang terus dikembangkan. Di lokasi ini, pohon cemara telah ditanam sebagai peneduh sekaligus mempercantik area wisata. Di sisi lain, kawasan mangrove hasil penanaman bersama PT TIMAH juga tumbuh subur.

Bekas kolong tambang timah yang kini menyerupai danau alami menjadi panorama andalan. “Kalau air sedang pasang, warna airnya terlihat kebiruan sehingga menjadi pemandangan yang indah,” jelas Nur Kholis.

Sinergi Masyarakat dan Perusahaan Tambang

Nur Kholis menilai kehadiran Festival Menuang menjadi sarana efektif mengubah pandangan masyarakat terhadap kawasan pascatambang. Ia menambahkan, berbagai program sosial dan reklamasi yang dijalankan PT TIMAH di Desa Baskara Bakti telah memberikan manfaat nyata.

“Kami kerap mendapatkan dukungan baik untuk kegiatan sosial maupun reklamasi. Alhamdulillah, pengembangan wisata, penanaman mangrove mendapat dukungan,” katanya.

Ia berharap sinergi antara masyarakat dengan PT TIMAH dapat terus terjaga. “Kehadiran PT TIMAH telah memberikan banyak manfaat bagi desa kami, baik melalui kegiatan sosial, reklamasi, maupun pengembangan kawasan wisata yang berdampak bagi masyarakat,” tutupnya.

Bagikan
Sumber: okeyboz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks