TOBOALI — Puluhan calon kepala desa (cakades) di Bangka Selatan resmi meneken Pakta Integritas di hadapan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (3/7/2026). Langkah ini menjadi syarat moral sebelum mereka bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan pada 14 Juli 2026.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, menyebut pengarahan dan penandatanganan ini bukan sekadar formalitas. “Ini inisiatif Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkades yang bermoral, beretika, aman, damai, dan demokratis,” ujarnya dalam sambutan di Ruang Rapat Gunung Namak, Setda Bangka Selatan.
27 Calon Kades Bertarung di Tujuh Desa
Sebanyak 27 calon kepala desa akan bertarung memperebutkan kursi kepala desa di tujuh desa. Tahapan kampanye dijadwalkan berlangsung mulai 8 Juli 2026, atau sepekan sebelum hari pemungutan suara.
Para cakades yang hadir berasal dari berbagai desa di wilayah Bangka Selatan. Mereka mengikuti rangkaian pengarahan yang difasilitasi oleh Forkopimda, mencakup kode etik kampanye hingga larangan politik uang.
Mengapa Pakta Integritas Penting Jelang Pilkades?
Penandatanganan Pakta Integritas bertujuan mengikat para calon untuk tidak melakukan praktik curang selama masa kampanye hingga pemungutan suara. Bupati Riza menekankan bahwa moral dan etika menjadi fondasi utama demokrasi desa.
“Kepala desa terpilih nantinya akan mengelola anggaran desa dan melayani masyarakat. Proses pemilihan yang bersih akan menghasilkan pemimpin yang amanah,” tambah Riza.
Jadwal Lengkap Pilkades Serentak Bangka Selatan 2026
- 3 Juli 2026: Pengarahan dan penandatanganan Pakta Integritas oleh 27 cakades.
- 8 Juli 2026: Tahapan kampanye resmi dimulai.
- 14 Juli 2026: Pemungutan suara di tujuh desa.
Pilkades Serentak di Bangka Selatan tahun ini menjadi perhatian karena melibatkan pengamanan ketat dari aparat. Forkopimda berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi selama proses demokrasi tingkat desa ini.