Pencarian

Truk Rem Blong Tabrak Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Pengendara Ojol Tewas

Senin, 29 Juni 2026 • 16:44:01 WIB
Truk Rem Blong Tabrak Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Pengendara Ojol Tewas
Truk rem blong menabrak belasan motor di Simpang Unisma Bekasi, menyebabkan satu pengendara ojol tewas.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang Kampus Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin pagi. Sebuah truk boks bersayap (wing box) menabrak belasan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu lalu lintas. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Kronologi: Truk Melaju Kencang saat Lampu Masih Merah

Menurut keterangan saksi di lokasi, Muhammad Iqbal, truk melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi. Saat itu, lampu lalu lintas di persimpangan masih menyala merah dan kendaraan lain tengah berhenti.

"Lampu masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah. Informasi yang saya dapat, truk mengalami rem blong," kata Iqbal.

Tabrakan tidak hanya terjadi dari satu arah. Saksi lain, Bayu Sukma Nugraha, menyebut kecelakaan juga melibatkan kendaraan yang melintas dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi. "Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena," ujarnya.

Korban Tewas Pengemudi Ojol, Tujuh Luka-Luka

Bayu melaporkan seorang pengemudi ojek daring (ojol) meninggal dunia dalam insiden tersebut. Selain itu, sekitar tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengemudi ojol. Yang luka-luka sekitar tujuh orang," katanya.

Ia menambahkan, beberapa sepeda motor beserta pengendaranya sempat terseret sebelum truk akhirnya berhenti di median jalan. Lokasi kejadian tidak jauh dari Simpang Kampus Unisma.

Evakuasi dan Penanganan di Lokasi

Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi langsung menuju lokasi setelah kejadian. Mereka mengatur arus lalu lintas yang sempat macet hingga ratusan meter akibat banyaknya kendaraan yang terlibat dan proses evakuasi.

"Kejadian ini menimbulkan korban jiwa seorang pengendara ojek daring. Tadi kurang lebih ada 10 unit lebih sepeda motor yang terlibat. Saya tidak melihat secara pasti jumlahnya karena sudah tertutup kain," kata Iqbal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan. Penyebab pasti kecelakaan, jumlah korban, identitas korban, serta kerugian materiil masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Bagikan
Sumber: kabarin.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks