PANGKALPINANG — Hamparan pasir putih di Pantai Pasir Padi berubah menjadi panggung raksasa perpaduan budaya dan ekonomi kreatif. Festival Pasir Padi 7 yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka dengan kemeriahan yang langsung menyedot perhatian publik sejak pagi hari.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyebut festival ini bukan sekadar hiburan tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Perayaan Peh Cun dan Tradisi Menegakkan Telur
Penyelenggaraan festival tahun ini bertepatan dengan perayaan Peh Cun, tradisi masyarakat Tionghoa yang sudah mengakar di Bangka Belitung. Momen ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan tradisi unik menegakkan telur yang selama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Festival ini merupakan ruang perjumpaan budaya yang memperlihatkan harmoni masyarakat Pangkalpinang. Keberagaman budaya Melayu, Tionghoa, dan Jawa berpadu dalam semangat persatuan dan kebersamaan,” ujar Prof Saparudin dalam sambutannya.
Lima Atraksi Budaya yang Meriahkan Pembukaan
Panggung utama festival menyuguhkan setidaknya lima jenis pertunjukan yang mencerminkan kekayaan tradisi Nusantara. Mulai dari pencak silat, tari kreasi pelajar, kuda lumping, reog, hingga barongsai yang sukses memukau ribuan pasang mata.
Tarian Nunduh Bacang dan Tarian Air Bangka menjadi sajian spesial yang mewakili kearifan lokal Kepulauan Bangka Belitung. Tak ketinggalan, teater rakyat turut memeriahkan suasana dengan cerita-cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Color Run, Lomba Layang-Layang, dan Bazar UMKM
Selama tiga hari penyelenggaraan, panitia menjadwalkan beragam agenda yang melibatkan partisipasi aktif komunitas lokal. Color run, lomba layang-layang hias, dan bazar UMKM menjadi magnet bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Pemerintah Kota Pangkalpinang terus melakukan penataan kawasan wisata Pantai Pasir Padi agar semakin nyaman dan modern. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi Pangkalpinang sebagai destinasi wisata unggulan nasional yang kaya akan tradisi, toleransi, dan keramahan masyarakatnya.
Melalui festival ini, Pangkalpinang tidak hanya menawarkan keindahan pantai dan kekayaan budaya. Pengunjung juga mendapatkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari hiburan, kuliner khas, hingga interaksi langsung dengan tradisi lokal yang autentik.