Pencarian

Pemkot Pangkalpinang Dukung Program IDAMAN, Edukasi Warga Soal Keamanan Konsumsi Jamu Tradisional

Selasa, 09 Juni 2026 • 13:11:31 WIB
Pemkot Pangkalpinang Dukung Program IDAMAN, Edukasi Warga Soal Keamanan Konsumsi Jamu Tradisional
Pemkot Pangkalpinang meluncurkan program IDAMAN untuk edukasi keamanan konsumsi jamu tradisional.

PANGKALPINANG — Program IDAMAN diluncurkan bertepatan dengan Hari Jamu Nasional pada 27 Mei 2026. Juhaini menegaskan, Pemkot siap menyosialisasikan program ini ke seluruh perangkat daerah dan masyarakat luas.

Mengapa Masyarakat Masih Ragu Minum Jamu?

Selama ini, sebagian warga enggan mengonsumsi jamu karena takut mengandung bahan kimia berbahaya. Padahal, jamu yang telah memenuhi ketentuan BPOM aman dikonsumsi dan memiliki manfaat bagi kesehatan. Program IDAMAN hadir untuk menjawab keraguan itu dengan edukasi berbasis data dan pengawasan ketat.

"Karena ini merupakan program nasional, tentu kami mendukung dan akan terus mengomunikasikannya kepada masyarakat maupun jajaran Pemkot Pangkalpinang," kata Juhaini dalam keterangannya.

Edukasi dan Sosialisasi Jadi Kunci

Pemkot Pangkalpinang tidak hanya mendukung secara seremonial. Juhaini mengatakan, sosialisasi akan dilakukan secara masif, termasuk melalui dinas kesehatan dan puskesmas di 42 kelurahan. Targetnya, warga paham membedakan jamu tradisional aman dengan jamu yang dicampur bahan kimia obat (BKO).

“Melalui program ini, masyarakat diberikan pemahaman bahwa jamu yang memenuhi ketentuan aman untuk dikonsumsi dan memiliki manfaat bagi kesehatan,” ujarnya.

Program Nasional, Dampak Lokal

Program IDAMAN merupakan inisiatif BPOM yang menyasar seluruh provinsi di Indonesia. Di Pangkalpinang, program ini diharapkan bisa mendongkrak kembali minat warga terhadap jamu sebagai warisan budaya sekaligus solusi kesehatan yang terjangkau. Pemkot juga akan menggandeng pelaku UMKM jamu lokal untuk memastikan produk mereka terdaftar dan memenuhi standar keamanan.

Bagikan
Sumber: sekilasindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks