KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kesempatan mengabdi sebagai prajurit TNI AL kembali terbuka. Penerimaan Bintara PK TNI AL Gelombang III TA 2026 tengah berlangsung, dan panitia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak memungut biaya alias gratis. Calon peserta hanya perlu bermodal tekad dan dokumen yang lengkap.
Satu hal yang perlu dicatat: setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor BPJS Kesehatan hanya bisa digunakan untuk satu kali pendaftaran. Jadi, pastikan data yang dimasukkan sudah benar dan final sebelum mengirimkan formulir.
Kualifikasi Fisik dan Pendidikan yang Dibutuhkan
Selain syarat umum seperti WNI, beriman, dan setia pada Pancasila, ada beberapa syarat khusus yang menjadi gerbang utama seleksi. Tinggi badan minimal bagi pria adalah 163 cm dengan berat badan proporsional. Pelamar juga harus memiliki ijazah minimal SMA/MA/SMK semua jurusan, atau D3 dengan jurusan tertentu yang bisa dicek di laman resmi.
Batas usia dihitung dari tanggal pembukaan pendidikan pertama pada 9 Oktober 2026. Pelamar lulusan SMA maksimal berusia 22 tahun, sementara lulusan D3 maksimal 24 tahun. Nilai akhir rata-rata (UAN ditambah UAS) minimal 55,00 menjadi syarat akademik yang tidak bisa ditawar.
Domisili, Medsos, dan Larangan Menikah
Ada beberapa syarat tambahan yang kerap luput dari perhatian. Pelamar dari wilayah Kodaeral X, XI, dan XIV wajib berdomisili minimal satu tahun yang dibuktikan secara administrasi dan fakta. Calon prajurit juga harus memiliki akun media sosial yang aktif setidaknya enam bulan terakhir.
Pelamar dilarang memiliki tato atau bekas tato di tubuh, kecuali karena ketentuan agama/adat yang dibuktikan dengan surat keterangan. Hal yang sama berlaku untuk tindik telinga khusus pria. Selain itu, peserta harus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan pertama.
Jadwal dan Cara Mendaftar
Pendaftaran online dibuka melalui portal resmi al.rekrutmen-tni.mil.id mulai 7 April hingga 30 Juli 2026. Sebelum mendaftar, panitia telah melakukan sosialisasi sejak 1 April hingga 15 April 2026. Pelamar yang sudah bekerja wajib melampirkan surat izin dari instansi tempat kerja dan surat pernyataan bersedia diberhentikan sebagai pegawai jika diterima.
Dokumen administrasi harus asli dan tidak dalam status jaminan kontrak kerja. Pastikan juga kartu BPJS Kesehatan atau jaminan kesehatan lainnya masih aktif. Bagi pelamar yang memiliki ijazah dari luar negeri, harus melampirkan pengesahan dari Kementerian Pendidikan beserta transkrip konversi nilai.
Yang Perdisiapkan Sebelum Mendaftar
Sebelum menekan tombol daftar, ada baiknya memeriksa kelengkapan berkas terlebih dahulu. Siapkan scan ijazah, transkrip nilai, surat keterangan bebas narkoba dari instansi berwenang, dan SKCK dari Polres setempat. Jangan lupa, akta kelahiran dan kartu keluarga harus ganda — akta tunggal atau KK tunggal tidak berlaku tanpa surat keterangan dari Dispenduk Capil atau Pengadilan Agama.
Jika menemui kendala selama proses pendaftaran, calon peserta bisa menghubungi layanan pengaduan Satlitpers Pusintelal di nomor 0852-8570-6411. Ingat, seluruh proses seleksi TNI AL bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Kesempatan menjadi bagian dari TNI AL hanya datang sekali dalam setahun. Persiapkan diri sebaik mungkin, karena persaingan akan ketat.