KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kunjungan Presiden ke Pulau Miangas bukan sekadar seremoni. Di balik agenda peninjauan di SMKN 2 Talaud dan Puskesmas Miangas, ada operasi kelistrikan berlapis yang digerakkan oleh PLN. General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyebut Miangas adalah wajah terdepan Indonesia. Karena itu, sistem kelistrikan di sana harus prima.
Siaga 24 Jam dengan 18 Personel dan Genset Cadangan
PLN tidak main-main dalam pengamanan ini. Manager PLN ULP Lirung, Rayki Limpong, memimpin langsung kesiapsiagaan sejak tiga hari sebelum kedatangan Presiden. Sebanyak 18 personel—gabungan pegawai PLN, petugas layanan teknik, dan operator PLTD—disiagakan 24 jam penuh.
“Kami menyiagakan tiga unit mesin PLTD dengan kapasitas total 300 kW dalam kondisi optimal, serta genset cadangan 5 kW dan 7 kW di lokasi acara,” ujar Rayki. Ia memastikan tidak ada satupun titik yang luput dari pengawasan selama rangkaian acara berlangsung.
Pemeriksaan Hulu ke Hilir hingga Backup Berlapis
Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, menambahkan bahwa timnya melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh dari hulu ke hilir. Tidak hanya memperkuat personel siaga, mereka juga menyediakan backup kelistrikan cadangan di setiap titik kritis.
“Ini komitmen kami untuk pengamanan terbaik bagi simbol negara,” tegas Dimas. Langkah ini dinilai krusial mengingat letak geografis Miangas yang terisolasi dan rawan terhadap cuaca ekstrem.
Apresiasi dari Bupati: Listrik Stabil Jadi Kunci Pelayanan
Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah, memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan PLN. Menurutnya, listrik yang stabil menjadi kunci keberhasilan pelayanan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kami mengapresiasi kerja keras PLN yang memastikan listrik andal selama kunjungan Bapak Presiden,” katanya. Keberhasilan ini, lanjut Welly, menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata di perbatasan, bukan hanya dalam bentuk administrasi.
Usman Bangun menegaskan bahwa transformasi layanan PLN kini menyasar pulau-pulau terluar. “Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan hingga ke pelosok demi mendukung pembangunan nasional dan pemerataan pelayanan publik,” pungkasnya.