KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — OPPO tengah mengembangkan ponsel bodi konvensional berlayar lebar 6,35 inci dengan rasio 16:9, hasil bocoran tipster Digital Chat Station. Perangkat ini disebut membawa dua sensor Samsung ISOCELL 200 MP dan baterai 8.000 mAh, naik dari bocoran sebelumnya 7.000 mAh. Pendekatan layar lebar non-lipat menyasar pengguna yang menonton video dan bermain game tanpa harus membeli smartphone foldable.
Bocoran menyebut perangkat ini memakai panel 6,35 inci beresolusi 2560 × 1440 piksel. Rasio 16:9 membuat bodinya lebih lebar dibanding smartphone modern yang umumnya 19,5:9 atau 20:9.
OPPO belum mengonfirmasi keberadaan produk ini. Seluruh spesifikasi berasal dari prototipe, sehingga masih terbuka kemungkinan berubah sebelum peluncuran resmi.
Mengapa Rasio 16:9 Kembali Dimunculkan
Mayoritas konten video vertikal dan horizontal saat ini diproduksi untuk layar lebar. Rasio 16:9 memberi area gambar penuh tanpa letterbox pada konten YouTube dan serial streaming.
Untuk gaming, layar lebar memberi ruang kontrol lebih luas. Konsekuensinya, perangkat lebih sulit digenggam satu tangan dan memakan ruang di kantong.
OPPO tampaknya menempatkan produk ini sebagai alternatif smartphone lipat. Pengguna mendapat layar lega tanpa engsel dan lipatan, dengan bodi yang tetap kaku.
Dua Sensor 200 MP dan Telefoto Periskop
Sektor kamera jadi daya tarik utama. OPPO disebut menyiapkan dua sensor Samsung ISOCELL 200 MP, yakni HPE dan HP5.
Salah satu sensor dipasangkan ke kamera telefoto periskop untuk pengambilan gambar jarak jauh. Belum diketahui pembagian sensor untuk tiap kamera maupun kualitas foto yang dihasilkan.
Kombinasi dua sensor beresolusi sama tergolong tidak lazim di pasar. Biasanya produsen memasang satu sensor utama 200 MP dan sensor pendukung beresolusi lebih rendah.
MediaTek Dimensity 9600M dan Baterai 8.000 mAh
Dapur pacu yang disebut dipakai adalah MediaTek Dimensity 9600M. Kapasitas baterai naik menjadi 8.000 mAh dari bocoran sebelumnya 7.000 mAh.
Angka itu terbilang besar untuk perangkat berlayar 6,35 inci. Daya tahan sebenarnya tetap bergantung pada efisiensi chipset dan optimasi sistem.
Baterai jumbo berpotensi menambah bobot dan ketebalan bodi. OPPO belum membuka detail soal dimensi maupun bobot perangkat.
Nama dan Jadwal Peluncuran
Bocoran terdahulu sempat menyebut nama OPPO Reno X. Belum ada konfirmasi apakah nama itu benar-benar dipakai.
Perangkat ini diperkirakan hadir di China pada kuartal pertama 2027, bersamaan dengan OPPO Find N7. OPPO belum mengumumkan jadwal peluncuran resminya.
Jika terealisasi, ponsel ini akan mengisi ceruk pasar yang ditinggalkan Sony Xperia dan beberapa model gaming phone. Ceruk itu kini makin sempit seiring produsen beralih ke layar memanjang.