KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Nicole Wallace membuka babak baru karier aktingnya setelah trilogi Culpables yang dibintangi bersama Gabriel Guevara menembus lebih dari 100 juta penonton di Prime Video. Aktris Spanyol-Amerika itu kini beralih ke proyek berbahasa Inggris, termasuk drama balap Throttled dan serial The House of the Spirits. Ia mengaku siap membuktikan kemampuannya di luar karakter Noah.
Perjalanan Wallace dimulai dari serial remaja Skam versi Spanyol sebagai Nora. Dari sana ia mendapat peran Noah dalam Culpa mía (My Fault), adaptasi novel karya Mercedes Ron. Kesuksesan film pertama berlanjut lewat Culpa tuya (Your Fault) dan Culpa nuestra (Our Fault), dengan ketiganya menjadi fenomena streaming global.
Dari Noah ke Proyek Berbahasa Inggris
Wallace menyebut Culpa mía sebagai titik balik yang mengubah hidupnya. Ia mengaku tidak menyangka novel populer itu bisa berkembang sejauh ini.
"Saya tahu itu buku yang besar, tapi saya tidak membayangkan bisa menjadi semua ini," ujar Wallace. "Saya suka bisa menjadi perempuan kuat dan mandiri dalam jenis film yang belum pernah saya lihat sebelumnya."
Ia menilai karakter Noah kini punya banyak kesamaan di film roman modern. Meski begitu, Wallace merasa Noah adalah salah satu yang pertama ia baca dengan karakteristik seperti itu.
Momen Favorit di Film Ketiga
Dari tiga film, Wallace menyebut Culpa nuestra sebagai favoritnya. Ada satu adegan yang menurutnya paling mewakili sosok Noah secara utuh.
"Ada momen di buku dan film ketiga setelah mereka kembali bersama, dan dia pergi sebelum dia bangun, lalu menangis di dalam mobil," kata Wallace. "Itu menarik karena merangkum siapa dia: rentan, emosional, mencintai sepenuh hati, tapi sangat kuat dalam hal yang harus dia lakukan untuk melindungi diri sendiri."
Penulis Mercedes Ron mengaku puas dengan penampilan Wallace. Menurutnya, aktris itu memahami perjalanan Noah sekaligus menjaga kualitas karakter yang dicintai pembaca.
"Nicole adalah pilihan sempurna untuk menghidupkan Noah," ujar Ron. "Dia menunjukkan pemahaman mendalam dan kasih sayang tulus pada karakter itu."
Peluang Film Keempat Masih Terbuka
Novel keempat Ron, Culpa vuestra, sudah dirilis tahun ini dan melanjutkan kisah Nick dan Noah bertahun-tahun kemudian. Namun belum ada konfirmasi soal film keempat.
Wallace sendiri mengaku ragu jika harus kembali memerankan Noah. Ia belum membaca novel baru itu dan belum ada pembicaraan soal reprising peran tersebut.
"Saya rasa akan terasa sangat aneh," ujarnya. "Mereka sudah jauh lebih dewasa dan saya tidak yakin bisa terhubung dengan cara yang sama."
Ia menyebut proyek Culpables sebagai hal besar dalam karier dan hidupnya. Saat premier film terakhir tahun lalu, Wallace mengaku sudah menutup bab itu dan melewati proses melepasnya.
The House of the Spirits dan Throttled
Setelah Culpables, Wallace mengambil peran dalam The House of the Spirits, serial Prime Video adaptasi novel klasik Isabel Allende. Proyek ini diproduksi FilmNation Entertainment bersama Fabula, rumah produksi Pablo Larraín.
Dalam drama lintas generasi itu, Wallace memerankan Clara muda, salah satu dari tiga aktris yang memerankan tokoh tersebut di fase hidup berbeda. Clara digambarkan sebagai perempuan clairvoyant dengan kekuatan telekinetik yang menjadi jantung cerita.
Wallace mengaku harus memilih antara The House of the Spirits dan satu proyek film lain. Nalurinya memilih adaptasi Allende, dan ia menyebut reaksinya saat mendapat peran itu sebagai keputusan yang tepat.
Selain itu, Wallace juga membintangi Postcards From Italy dan drama balap Throttled. Kombinasi proyek ini menandai langkahnya menuju pasar internasional yang lebih luas.
"Saya bersemangat bisa menunjukkan lebih banyak dan membuktikan diri lagi dengan cara lain," kata Wallace.
Bagi industri hiburan, perpindahan Wallace dari ikon streaming remaja ke proyek prestise menunjukkan pola yang makin umum: bintang franchise digital kini memburu kredibilitas lewat adaptasi sastra dan drama berbahasa Inggris.