Pencarian

Pemkab Bangka Selatan Perbarui Data Kebakaran Serdang: 245 Rumah Terbakar, 1.528 Jiwa Terdampak

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 08:18:01 WIB
Pemkab Bangka Selatan Perbarui Data Kebakaran Serdang: 245 Rumah Terbakar, 1.528 Jiwa Terdampak
Petugas mencatat data korban kebakaran di Posko Terpadu Bencana Kabupaten Bangka Selatan.

SIMPANGRIMBA — Pemkab Bangka Selatan mencatat sebanyak 333 KK atau 980 jiwa masuk kategori korban terdampak langsung, sementara 137 KK atau 548 jiwa terdampak tidak langsung. Pendataan mengacu pada Pusat Informasi Data Bencana Kebakaran per Kamis, 15 Oktober 2026. Data itu menjadi dasar koordinasi lintas sektor di Sekretariat Posko Terpadu Bencana.

Selain rumah tinggal, kebakaran merusak sejumlah bangunan dan sarana warga. Data sementara mencatat 30 unit gedung walet, dua sumur bor, satu tambat labuh, 70 unit perahu, speedboat, dan ketek, serta satu gedung pangkalan LPG terdampak langsung.

210 Siswa Terdampak, Bantuan Perlengkapan Sekolah Mulai Disalurkan

Dampak kebakaran menjangkau dunia pendidikan. Sebanyak 210 siswa tercatat terdampak, terdiri atas 12 siswa PAUD, 163 siswa SD, 23 siswa SMP, dan 12 siswa SMA. Rinciannya, 93 siswa laki-laki dan 117 siswa perempuan.

Dukungan perlengkapan sekolah mulai mengalir ke anak-anak korban. Pada 14 Oktober 2026, bantuan yang tercatat diterima meliputi 60 tas, 2.624 buku, 240 pensil, 240 pena, serta lima dus perlengkapan sekolah lainnya.

Dari sisi profesi, tiga korban terdampak langsung berprofesi sebagai guru atau tenaga kependidikan. Pendataan profesi lainnya masih berlangsung.

24 Fasilitas Darurat dan 10 Layanan Berdiri di Lokasi Bencana

Penanganan darurat didukung 24 unit fasilitas yang meliputi empat dapur umum, tiga tempat pengungsian, tiga hidran umum, empat mobil tangki, satu unit water treatment, satu tangki air, lima tenda layanan, dan empat toilet portabel.

Sepuluh unit layanan juga beroperasi, mencakup layanan kesehatan, layanan siswa dan sekolah, administrasi kependudukan, trauma healing, layanan administrasi, mobil sehat, serta tim Emergency Response Group (ERG). Fasilitas itu berasal dari perangkat daerah, BPBD, kepolisian, TNI, partai politik, perusahaan, dan elemen lain yang terlibat.

Bantuan Uang Tembus Rp202 Juta, Logistik Terus Dihimpun

Rekapitulasi penerimaan sembako hingga 14 Oktober 2026 mencatat total bantuan uang mencapai Rp202.244.000. Bantuan barang yang terhimpun meliputi 56.179 kilogram beras, 4.637 dus mi instan, 3.115 dus air mineral, 66.200 butir telur, 5.952 liter minyak, 4.966 kaleng sarden, 241 kotak susu, dan 49 kilogram gula.

Logistik lain yang tercatat antara lain tujuh dus kopi dan teh, empat dus kecap, 394 kantong pakaian, 318 paket perlengkapan mandi, 190 koli biskuit, 91 koli makanan ringan, 358 koli popok dan pembalut, serta 39 paket sembako.

Bantuan material juga diterima pada 14 Oktober 2026, meliputi 70 buah asbes, 57 kilogram paku, 84 sak semen, 200 lembar seng, 50 batang kasau, lima kilogram paku asbes, satu kilogram karet paku, 50 batang kayu bulat, dan 10 keping papan.

Material pelengkap lain mencakup 10 buah kompor, tujuh kipas angin, 11 kasur, satu bal alat salat, satu bal selimut, lima kuali, 10 unit matras, 12 kantong sampah, serta satu dus obat-obatan. Penyaluran pada 11–14 Oktober 2026 mencakup beras, mi instan, air mineral, telur, minyak, sarden, susu, gula, pakaian, perlengkapan mandi, biskuit, makanan ringan, serta popok dan pembalut.

Pemkab Bangka Selatan mengapresiasi seluruh pihak, instansi, dan organisasi yang membantu penanganan bencana. Pemutakhiran data disebut menjadi bahan koordinasi untuk memetakan dampak, mengidentifikasi kebutuhan prioritas, serta mendukung penyaluran bantuan secara terarah.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cerapan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks