PANGKALPINANG — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) menggelar apel pagi rutin di halaman kantor pada Senin (7/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu menjadi ajang penguatan disiplin dan koordinasi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Apel dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Kanwil Kemenkum Babel, Rahmat Feri Pontoh. Turut hadir Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum N.A. Triandini Oscar, Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum M. Bangbang, para pegawai Kanwil, PPNPN, serta peserta magang dari Kemnaker dan mahasiswa magang.
Rehabilitasi Gedung Berjalan Empat Bulan
Rahmat menyampaikan bahwa Kanwil Kemenkum Babel saat ini sedang menjalani pekerjaan rehabilitasi gedung yang diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan. Ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi rehabilitasi kantor," ujarnya di hadapan peserta apel.
Disiplin dan Tanggung Jawab sebagai Aparatur
Dalam amanatnya, Rahmat memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang konsisten mengikuti apel pagi. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
"Apel pagi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan salah satu bentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan kita dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Rahmat.
Bencana Alam Jadi Pengingat untuk Jaga Alam
Rahmat juga mengingatkan jajarannya untuk senantiasa bersyukur serta mengambil hikmah dari berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi manusia untuk menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Apel pagi ditutup dengan arahan mengenai pentingnya adaptasi terhadap kondisi kantor yang sedang direhabilitasi, tanpa menurunkan standar pelayanan hukum kepada masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.