BANGKA — KWT Mekar Berkarya di Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, mendapat pengenalan teknologi tepat guna berupa Budikdamber dari Universitas Bangka Belitung (UBB). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tingkat Universitas (UBB) Tahun 2026 yang digelar Jumat (28/8/2026).
Inovasi ini dihadirkan untuk menjawab persoalan yang selama ini membelit anggota KWT. Sebelumnya, mereka aktif mengembangkan hidroponik, namun terhambat oleh sulitnya mendapatkan nutrisi AB mix yang menjadi bahan utama perawatan tanaman.
Alternatif Praktis untuk KWT
Budikdamber dinilai menjadi solusi yang lebih sederhana. Sistem ini memungkinkan budidaya ikan dan tanaman dilakukan bersamaan dalam satu wadah ember, tanpa memerlukan instalasi rumit ataupun pasokan nutrisi tambahan dari luar.
Dengan satu wadah, anggota KWT bisa mendapatkan dua hasil sekaligus. Selain sayuran segar untuk kebutuhan keluarga, mereka juga bisa memanen ikan sebagai sumber protein tambahan.
Potensi Nilai Tambah bagi Kelompok Tani
Metode ini tidak hanya menawarkan kemudahan perawatan, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai tambah bagi kegiatan produktif KWT Mekar Berkarya. Hasil panen yang didapat bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi anggota kelompok.
Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UBB dalam mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna di tengah masyarakat. Pendampingan semacam ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi warga di tingkat desa.