PANGKALPINANG — Keberadaan gudang berukuran cukup luas yang seluruhnya tertutup seng di bahu jalan raya Kelurahan Tua Tunu ini mengundang tanda tanya warga. Pasalnya, aktivitas di dalamnya tidak berlangsung setiap hari, melainkan hanya ketika ada stok solar masuk.
Mobil Transportir Masuk untuk Bongkar Muat Solar
Berdasarkan pantauan, sejumlah mobil transportir berwarna putih biru terlihat keluar-masuk area gudang. Salah satu kendaraan yang sempat teridentifikasi adalah mobil milik PT Bangka Energi Sejahtera.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya membenarkan aktivitas tersebut. "Bukan hanya mobil transportir milik PT Bangka Energi Sejahtera, ada juga mobil transportir milik perusahaan lain," ungkapnya, Jumat (18/7/2026).
Sumber Sebut Gudang Khusus untuk BBM Solar
Sumber lain yang pernah melihat langsung proses bongkar muat menegaskan bahwa gudang tersebut memang difungsikan sebagai tempat penampungan solar. "Yang saya tahu memang itu gudang solar, karena saya pernah lihat sendiri mobil transportir sedang melakukan bongkar muat," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, asal-usul solar yang ditampung di gudang tersebut belum diketahui secara pasti. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pemilik gudang yang belum terungkap identitasnya.
Apa Langkah Pemkot dan Pertamina Selanjutnya?
Keberadaan gudang penimbunan solar di kawasan pemukiman ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Kota Pangkalpinang. Belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang maupun Pertamina mengenai aktivitas di lokasi tersebut.
Masyarakat sekitar berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan inspeksi untuk memastikan apakah kegiatan di gudang itu sesuai dengan perizinan dan tidak menyalahi aturan distribusi BBM bersubsidi.