Pencarian

Meksiko vs Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Rekor Tak Terkalahkan Azteca Jadi Ancaman The Three Lions

Minggu, 05 Juli 2026 • 02:49:01 WIB
Meksiko vs Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Rekor Tak Terkalahkan Azteca Jadi Ancaman The Three Lions
Stadion Azteca menjadi arena penting bagi Meksiko dalam menghadapi Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Laga yang mempertemukan Inggris melawan Meksiko ini menjadi ujian berat bagi The Three Lions. Selain faktor historis kekalahan dari Argentina di tempat yang sama pada 1986, tekanan atmosfer tipis di ketinggian Azteca kerap menjadi 'pemain ke-12' bagi El Tri. Inggris sendiri lolos setelah menyingkirkan DR Congo, sementara Meksiko sukses mengalahkan Ekuador di babak 32 besar.

Rekor 26 Laga Tak Terkalahkan Meksiko di Azteca

Meksiko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memutus rantai delapan kekalahan beruntun di fase gugur Piala Dunia. Kemenangan 2-0 atas Ekuador menjadi kemenangan pertama mereka di babak gugur sejak edisi 1986. Julian Quinones dan Raul Jimenez menjadi pahlawan kemenangan tersebut.

Statistik kandang Meksiko di Azteca menjadi alarm keras bagi Inggris. Dalam 10 pertandingan Piala Dunia di stadion ini, Meksiko mencatat delapan kemenangan dan dua hasil imbang. Rekor tak terkalahkan mereka di Azteca untuk semua ajang kompetitif dan non-kompetitif sudah mencapai 26 pertandingan, sejak terakhir kali kalah dari Honduras pada 2013.

Debut Bersejarah Gilberto Mora di Babak Gugur

Di sisi lain, Meksiko juga punya amunisi kejutan. Pemain muda berusia 17 tahun, Gilberto Mora, baru saja mencatatkan debut bersejarah di babak gugur Piala Dunia. Ia menjadi starter termuda kedua sepanjang sejarah turnamen di fase ini, hanya 20 hari lebih tua dari Pele pada 1958.

Gilberto, yang telah membela Meksiko dari level U-15 hingga tim senior, menjadi simbol kebangkitan generasi baru Meksiko. Kecepatan dan kelincahannya bisa menjadi senjata ampuh untuk menusuk pertahanan Inggris yang mungkin kesulitan beradaptasi dengan udara tipis Azteca.

Faktor Ketinggian dan Kenangan Pahit Inggris

Inggris tidak memiliki rekor bagus di Azteca. Kekalahan dari Argentina di perempat final 1986—yang identik dengan 'Tangan Tuhan' Diego Maradona—masih membekas. Kini, mereka harus berjuang melawan kondisi fisik yang berat akibat kadar oksigen rendah.

Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit. Inggris mengandalkan kekuatan fisik dan bola-bola atas, sementara Meksiko akan memanfaatkan kecepatan sayap dan dukungan penuh dari tribun. Siapa pun yang mampu beradaptasi lebih cepat dengan ketinggian dan tekanan atmosfer, dialah yang akan melaju ke perempat final.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks