PANGKALPINANG — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, mengapresiasi kehadiran Timedoor Academy di Kota Pangkalpinang. Lembaga pendidikan nonformal yang mengajarkan coding dan Artificial Intelligence (AI) untuk anak-anak itu dinilai menjadi langkah strategis menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.
“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Timedoor Academy. Ini menjadi langkah positif untuk menyiapkan generasi yang mampu berkreasi dan berinovasi di era digital,” kata Saipul usai menghadiri grand opening Timedoor Academy Pangkalpinang, Sabtu (4/7/2026).
Dorong Anak Muda Jadi Pencipta, Bukan Sekadar Pemakai Teknologi
Menurut Saipul, selama ini masyarakat Indonesia masih lebih banyak berperan sebagai pengguna teknologi. Ke depan, ia mendorong agar semakin banyak generasi muda yang mampu menciptakan aplikasi, inovasi, maupun solusi digital yang lahir dari karya anak bangsa.
Perkembangan teknologi digital, lanjutnya, berlangsung sangat cepat dan telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan. Karena itu, pengenalan teknologi sejak usia dini menjadi hal yang penting agar anak-anak tidak tertinggal.
Pendidikan Karakter Tetap Jadi Pondasi
Meski menyambut baik kehadiran lembaga tersebut, Saipul mengingatkan bahwa penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. Ia menekankan agar anak-anak diajarkan memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Teknologi memang penting, tetapi karakter tetap menjadi pondasi. Anak-anak harus diajarkan memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kehadiran Timedoor Academy di Pangkalpinang diharapkan dapat menjadi katalis bagi lahirnya generasi muda Bangka Belitung yang tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu berinovasi dan bersaing di tingkat nasional maupun global. Lembaga ini menawarkan kurikulum berbasis proyek yang dirancang untuk mengasah logika pemrograman dan kreativitas anak sejak usia sekolah dasar.