Pencarian

Oknum Pegawai Kemenkum Babel Minta Maaf di Polsek, PWI Babel: Salah Alamat, Seharusnya ke Korban dan Organisasi Pers

Jumat, 03 Juli 2026 • 11:18:01 WIB
Oknum Pegawai Kemenkum Babel Minta Maaf di Polsek, PWI Babel: Salah Alamat, Seharusnya ke Korban dan Organisasi Pers
Oknum pegawai Kemenkumham Babel minta maaf di Polsek terkait dugaan pengancaman wartawan.

PANGKALPINANG — Permintaan maaf yang disampaikan oknum pegawai Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berinisial Is dinilai keliru sasaran oleh organisasi wartawan. Anthoni Ramli, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Babel, menyayangkan langkah Is yang memilih klarifikasi di kantor KBO (Kepolisian) ketimbang langsung kepada pihak yang dirugikan.

Insiden ini bermula dari dugaan pengancaman dan intervensi yang dialami Dion Firnanda, wartawan media Babelaktual.com. Alih-alih meminta maaf secara terbuka di hadapan Dion dan organisasi profesi, Is justru dinilai mengambil jalan pintas yang keliru.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Dinilai Kurang Etis

"Kami menilai klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan Is melalui beberapa media online salah alamat dan kurang etis. Harusnya klarifikasi dan permintaan maaf itu dilakukan secara terbuka kepada yang bersangkutan dan organisasi pers tempat Dion bernaung, yakni PWI dan JMSI," tegas Anthoni dalam keterangannya, Senin lalu.

Anthoni menekankan bahwa persoalan ini bukan sekadar kesalahan prosedural, melainkan menyangkut etika dan penghormatan terhadap profesi wartawan. Permintaan maaf yang tidak langsung ditujukan kepada korban dinilai tidak menyelesaikan akar masalah.

Dion Tercatat Sebagai Anggota PWI dan JMSI

Dion Firnanda tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bangka Belitung. Sementara itu, perusahaan media tempatnya bekerja, Babelaktual.com, merupakan anggota Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

Anthoni menegaskan permintaan maaf yang etis seharusnya dilakukan secara terbuka di forum yang melibatkan kedua organisasi tersebut. Langkah ini penting untuk memulihkan nama baik korban sekaligus memberi efek jera agar insiden serupa tidak terulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemenkumham Babel belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari PWI. Para wartawan di Bangka Belitung pun menunggu langkah konkret dari Is untuk menyelesaikan perkara ini secara profesional dan bermartabat.

Bagikan
Sumber: bangkaindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks