SUNGAILIAT — Komplotan pencuri spesialis menyasar rumah kosong dan sekolah di Kabupaten Bangka akhirnya berhasil dibekuk. Polisi mengamankan dua tersangka yang mengakui telah beraksi di lima tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah tersebut.
Modus Pelaku: Membobol Pintu dan Jendela saat Dini Hari
Kapolres Bangka Deddy Dwitiya Putra mengungkapkan bahwa para pelaku beraksi pada dini hari ketika kondisi rumah atau sekolah dalam keadaan kosong. Mereka masuk dengan cara merusak pintu dan jendela bangunan sasaran.
"Yang dibobol pelaku adalah rumah warga dan sekolahan. Pelaku pencurian dengan pemberatan ini telah beraksi di lima TKP," jelas Deddy pada Kamis (25/6/2026).
Barang Curian: Motor, Tabung Gas 3 Kg, hingga HP
Dalam setiap aksinya, komplotan ini membawa kabur sepeda motor, tabung gas LPG 3 kilogram, dan handphone (HP). Rumah milik Irawan (43) di Sinar Jaya, Desa Jelutung, Kecamatan Sungailiat menjadi sasaran terakhir mereka.
"Di tempat korban tersebut, tersangka berhasil mencuri tiga unit HP, LPG 3 kg, jaket, dompet, helm dan uang tunai. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Bangka," kata Deddy.
Selain rumah warga, pelaku juga membobol SDN 2 Sungailiat. Total, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, sejumlah handphone, helm, dan tabung gas LPG.
Hasil Kejahatan Ludes untuk Judi Online dan Narkoba
Dari hasil interogasi, polisi mengungkap motif di balik aksi pencurian yang meresahkan itu. Uang hasil penjualan barang curian digunakan kedua tersangka untuk bermain judi online (judol) dan membeli narkoba jenis sabu-sabu.
"Pelaku mengaku uang hasil curian tersebut digunakan pelaku untuk bermain judi online dan membeli narkoba jenis sabu-sabu," ungkap Kapolres.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain atau lokasi kejahatan tambahan yang belum terungkap.