KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Banyak pengguna Samsung panik ketika melihat titik kecil yang berkedip-kedip di bagian atas layar ponselnya. Fitur ini kerap disalahartikan sebagai kamera tersembunyi atau indikator perekaman. Faktanya, titik tersebut adalah komponen bernama Infrared (IR) Blaster yang berfungsi sebagai penerima sinyal jarak jauh.
Apa Itu IR Blaster di Ponsel Samsung?
IR Blaster adalah sensor inframerah yang memungkinkan ponsel berkomunikasi dengan perangkat elektronik lain seperti TV, AC, atau soundbar. Ketika Anda menekan tombol di aplikasi SmartThings atau Remote Control, sensor ini mengirimkan sinyal inframerah ke perangkat tujuan.
Titik berkedip yang Anda lihat adalah indikasi bahwa sensor sedang aktif menerima atau mengirim data. Bukan pertanda malware atau spyware seperti yang dikhawatirkan sebagian pengguna.
Ponsel Samsung Mana yang Punya IR Blaster?
Tidak semua ponsel Samsung dibekali fitur ini. IR Blaster umumnya hadir di lini flagship dan seri tertentu. Berdasarkan data dari Samsung, sensor ini tersedia di:
- Galaxy S24, S24+, S24 Ultra
- Galaxy S23, S23+, S23 Ultra
- Galaxy Note20, Note20 Ultra
- Galaxy Z Fold5, Z Flip5
- Galaxy A series tertentu (A54, A34, A73)
Untuk mengecek ponsel Anda, buka aplikasi SmartThings dan cari menu "Remote Control". Jika muncul opsi untuk menambahkan perangkat IR, berarti ponsel Anda mendukung fitur ini.
Bukan Indikator Perekaman atau Spyware
Beberapa pengguna di forum Reddit dan komunitas Samsung Indonesia sempat mengira titik berkedip ini sebagai tanda ponsel sedang direkam dari jarak jauh. Anggapan itu keliru. Kamera depan ponsel Samsung tetap menggunakan lampu indikator hijau atau jingga saat aktif merekam, bukan titik inframerah.
IR Blaster juga tidak bisa digunakan untuk merekam audio atau video. Fungsinya murni sebagai pengganti remote kontrol fisik. Jadi, jika Anda melihat titik berkedip di layar, tidak perlu khawatir.
Cara Mematikan atau Mengatur IR Blaster
Jika titik berkedip terasa mengganggu, Anda bisa menonaktifkan sensor ini sementara. Caranya:
- Buka menu Pengaturan > Koneksi > SmartThings.
- Pilih Remote Control lalu matikan opsi IR Blaster.
- Atau, langsung hapus perangkat yang terhubung melalui aplikasi SmartThings.
Perlu diingat, menonaktifkan IR Blaster berarti Anda tidak bisa menggunakan ponsel sebagai remote TV atau AC. Fitur lain seperti Bluetooth dan NFC tetap berfungsi normal.
Kesimpulan untuk Pengguna Samsung di Indonesia
Bagi pengguna Galaxy di Indonesia yang gemar mengontrol TV atau AC dari ponsel, IR Blaster adalah fitur praktis yang layak dimanfaatkan. Tidak perlu khawatir dengan titik berkedip di layar — itu bukan bug atau ancaman keamanan.
Jika Anda tidak membutuhkan fitur remote universal, cukup nonaktifkan sensor melalui pengaturan. Ponsel tetap aman digunakan seperti biasa.