Pencarian

Selisih Harga Jual-Beli Emas Antam Rp195 Ribu per Gram: Peluang atau Jebakan bagi Investor?

Selasa, 19 Mei 2026 • 12:14:01 WIB
Selisih Harga Jual-Beli Emas Antam Rp195 Ribu per Gram: Peluang atau Jebakan bagi Investor?
Harga buyback emas Antam naik menjadi Rp2,594 juta per gram dengan spread Rp195 ribu.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kenaikan harga emas Antam terjadi di tengah gejolak pasar komoditas global. Namun, yang menarik perhatian pelaku pasar justru selisih antara harga jual dan harga beli kembali. Data resmi dari situs Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB mencatat, harga buyback emas Antam naik Rp25 ribu menjadi Rp2,594 juta per gram. Spread sebesar Rp195 ribu per gram ini menjadi angka yang patut dicermati oleh investor ritel yang kerap menggunakan emas sebagai instrumen investasi jangka pendek.

Mengapa Spread Antam Lebar, Sementara Emas Lain Bergerak Berbeda?

Fenomena spread lebar ini tidak terjadi pada semua produk emas di pasar. Emasku BSI Gold misalnya, menawarkan selisih harga jual dan buyback yang lebih ramping. Berdasarkan situs HRTA Gold, BSI Gold ukuran 1 gram hari ini dijual di Rp2,681 juta dengan harga buyback Rp2,551 juta, sehingga spread-nya hanya Rp130 ribu per gram. Perbedaan ini mencerminkan strategi pricing masing-masing produsen, standar sertifikasi, serta jalur distribusi yang berbeda.

Uniknya, harga emas di Pegadaian justru bergerak kontras. Emas Galeri24 ukuran 1 gram turun Rp8 ribu menjadi Rp2,756 juta, sementara emas UBS turun Rp5 ribu ke Rp2,788 juta. Artinya, investor yang memburu harga termurah pagi ini bisa mendapatkan emas Galeri24 dengan diskon Rp33 ribu dibandingkan Antam.

Pilihan Investasi: Antam, BSI, Galeri24, atau UBS?

Bagi investor yang berorientasi jangka panjang, Antam tetap menjadi acuan utama karena likuiditasnya paling tinggi di pasar buyback. Namun, jika tujuannya meminimalkan kerugian saat dijual kembali, BSI Gold menawarkan spread yang lebih bersahabat. Sementara itu, Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian bisa menjadi alternatif bagi pembeli yang ingin masuk di harga lebih rendah, meski likuiditas buyback-nya perlu dicek terlebih dahulu ke outlet Pegadaian setempat.

Berikut daftar harga emas ukuran 1 gram dari berbagai produsen pada Selasa (19/5):

  • Antam: Rp2.789.000 (harga dasar, belum termasuk pajak 0,25%)
  • BSI Gold: Rp2.681.000 (harga jual) / Rp2.551.000 (buyback)
  • Galeri24: Rp2.756.000
  • UBS: Rp2.788.000

Yang Perlu Diwaspadai Investor Ritel

Kenaikan harga emas Antam sebesar Rp25 ribu dalam sehari memang menggoda, tetapi investor harus menghitung ulang potensi keuntungan bersih. Dengan spread Rp195 ribu, harga emas harus naik setidaknya 7% dari posisi hari ini hanya untuk mencapai titik impas. Bagi pembeli yang tidak berniat menyimpan dalam jangka panjang, selisih ini bisa langsung menggerus modal saat pertama kali menjual.

Di sisi lain, tren kenaikan harga emas global masih didukung oleh ketidakpastian ekonomi dan pelemahan dolar AS. Namun, perbedaan harga antarproduk di pasar domestik menunjukkan bahwa tidak semua emas diciptakan sama sebagai instrumen investasi. Pilihan ada di tangan investor: membayar premi untuk likuiditas Antam, atau memilih spread tipis BSI Gold dengan risiko likuiditas yang lebih terbatas.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks