Pencarian

Pemkab Bangka dan PT TIMAH Hijaukan Kolong AKHLAK dengan 560 Pohon

Sabtu, 09 Mei 2026 • 17:46:01 WIB
Pemkab Bangka dan PT TIMAH Hijaukan Kolong AKHLAK dengan 560 Pohon
Pemkab Bangka dan PT TIMAH tanam 560 pohon di Kolong AKHLAK sebagai bagian dari program penghijauan pascatambang.

SUNGAILIAT — Pemkab Bangka bersama PT TIMAH (Persero) Tbk menginisiasi transformasi kawasan pascatambang Kolong AKHLAK melalui penanaman ratusan bibit pohon. Aksi lingkungan yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 2026 ini merupakan titik awal penataan lahan bekas industri Air Kantung agar lebih bermanfaat secara ekologis maupun ekonomi.

Penanaman bibit pohon tersebut mencakup berbagai jenis tanaman yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah pesisir. Tercatat ada 400 bibit mangrove, 80 bibit mangga, dan 80 bibit kelapa yang ditanam secara serentak oleh pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat.

Fasilitas Jogging Track hingga Keramba Apung Segera Dibangun

Transformasi Kolong AKHLAK tidak berhenti pada penghijauan semata. PT TIMAH telah menyiapkan rencana induk (master plan) pengembangan kawasan yang akan direalisasikan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Lahan yang dulunya merupakan kawasan industri kini dirancang untuk menampung berbagai aktivitas sosial masyarakat.

Dalam rencana tersebut, kawasan ini akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga berupa jogging track dan area komersial untuk stan UMKM lokal. Selain itu, pemanfaatan area perairan akan dioptimalkan melalui pemasangan keramba apung yang melibatkan warga sekitar sebagai pengelola.

“Melalui pembenahan kawasan ini, Perusahaan ingin menghadirkan ruang yang nyaman, asri, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ke depan, Kolong AKHLAK diharapkan tidak hanya menjadi kawasan hijau, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi warga,” ujar Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk.

Komitmen PROPER Hijau dan Pemulihan Ekosistem Pesisir

Kegiatan bertajuk Sinergi Hijau ini juga menjadi bagian dari implementasi program PROPER PT TIMAH. Perusahaan berupaya mempercepat penataan lahan pascatambang agar kembali produktif dan memiliki nilai tambah bagi lingkungan hidup, terutama di wilayah pesisir Air Kantung.

Pemilihan bibit mangrove menjadi prioritas untuk memperkuat ekosistem pesisir dari ancaman abrasi. Sementara itu, bibit buah-buahan seperti mangga dan kelapa diproyeksikan untuk menciptakan peneduh sekaligus memberikan hasil panen bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik tersebut.

Bupati Bangka, Fery Insani, memberikan apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam mengelola lahan bekas tambang. Menurutnya, perubahan fungsi lahan ini memberikan dampak positif yang nyata bagi tata kota di Sungailiat.

“Kami mengapresiasi langkah PT TIMAH yang secara konsisten melakukan transformasi lahan bekas tambang menjadi kawasan yang memiliki nilai ekologis dan sosial,” kata Fery Insani.

Bagikan
Sumber: ayobangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks