Bupati Bangka Tengah Sebut PPDB Online Warga Bisa Pantau Peringkat Calon Siswa Secara Real Time

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Senin, 15 Juni 2026 | 15:25:31 WIB
Bupati Bangka Tengah jelaskan sistem PPDB online memungkinkan warga pantau peringkat calon siswa secara real time.

KOBA — Sistem PPDB online yang diterapkan Pemkab Bangka Tengah tidak hanya memudahkan pendaftaran, tetapi juga membuka akses pantauan bagi publik. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, warga bisa melihat secara real time di peringkat berapa seorang calon peserta didik baru berada, sesuai jalur pendaftaran yang dipilih.

Warga Bisa Pantau Langsung Peringkat Calon Siswa

“Masyarakat umum juga bisa memantau secara real time calon peserta didik baru ada di ranking berapa, sesuai dengan jalur pendaftaran yang dipilih,” ujar Algafry di Koba, Senin.

Menurut dia, sistem ini membuat seluruh tahapan seleksi lebih transparan dan akuntabel dibandingkan cara manual. Orang tua tidak perlu lagi menebak-nebak hasil akhir pendaftaran anak mereka.

Aplikasi SEPERADIK Jadi Andalan Pendaftaran

Untuk mendukung sistem ini, Pemkab Bangka Tengah menghadirkan aplikasi SEPERADIK (Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru). Aplikasi berbasis Android itu merupakan hasil kerja sama Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.

Melalui SEPERADIK, siswa dan orang tua cukup mengunggah seluruh dokumen persyaratan secara daring. Sekolah tujuan tingkat SD dan SMP kemudian langsung melakukan verifikasi data. Setelah selesai, hasil seleksi dan posisi peringkat bisa dipantau kapan saja.

Target: Tingkatkan Angka Partisipasi Sekolah

Algafry berharap penerapan sistem ini terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. “Pelaksanaan PPDB secara online ini dapat membantu orang tua siswa yang mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran,” katanya.

Pemkab menargetkan sistem ini turut mendorong kenaikan Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bangka Tengah. Dengan kemudahan akses dan transparansi, diharapkan tak ada lagi calon siswa yang terkendala birokrasi pendaftaran.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top