PANGKALPINANG — Rudianto Tjen, politisi senior PDI Perjuangan, meminta generasi muda tidak melupakan sejarah dan fondasi bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Ia menekankan bahwa persatuan adalah harga mati yang harus dirawat oleh semua elemen, terutama mahasiswa sebagai agen perubahan.
Pesan Tegas Rudianto: Jangan Sampai NKRI Tercerai-Berai
Di hadapan para peserta seminar, Rudianto menyampaikan pesan mendalam yang menohok. "Tanamkan semangat Bung Karno, NKRI harus kita jaga, jangan tercerai berai. Menjaga persatuan kita jaga Republik tetap satu, karena ini merupakan cita-cita pendiri NKRI, menjadikan Indonesia Raya," tegasnya.
Seminar nasional ini mengusung tema "Menyalakan Kembali Api Perjuangan Bung Karno: Kedaulatan Bangsa, Keberanian Berpikir, dan Peran Mahasiswa di Era Global". Dua narasumber dihadirkan untuk mengupas tuntas tema tersebut, yaitu anggota DPR RI Adian Napitupulu serta Sejarawan dan Budayawan Babel, Dato' Akhmad Elvian.
Pelantikan Pengurus Baru Berbarengan dengan Seminar
Momentum seminar ini terasa makin spesial karena berbarengan dengan agenda internal partai. Prosesi Pelantikan Sayap dan Badan PDI Perjuangan Bangka Belitung untuk masa bakti 2025-2031 digelar di lokasi yang sama.
Di depan para pengurus yang baru dilantik, Rudianto memberikan lecutan motivasi. Ia meminta seluruh sayap dan badan partai untuk tidak berpuas diri dan langsung bergerak pasca pelantikan. "Jadilah mesin penggerak yang tangguh, turun ke masyarakat, dan setia membumikan ajaran-ajaran Bung Karno demi kesejahteraan rakyat Babel," ujarnya.
Kolaborasi Mahasiswa dan Pengurus Partai Diharapkan Jadi Motor Penggerak
Rudianto berharap para mahasiswa dan pengurus badan sayap yang baru dilantik dapat berkolaborasi secara erat. Sinergi ini dinilai penting untuk menjadi motor penggerak dalam merawat tenun kebangsaan serta mengimplementasikan pemikiran-pemikiran progresif Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.
Seminar ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 yang bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda. Di tengah tantangan era digital dan global, pesan untuk menjaga keutuhan NKRI dinilai semakin relevan untuk terus digaungkan.