Pencarian

Epic Games Buka Lowongan Engineer untuk Dukungan Easy Anti-Cheat di Linux, Ada Harapan bagi Gamer Non-Windows

Senin, 15 Juni 2026 • 12:07:31 WIB
Epic Games Buka Lowongan Engineer untuk Dukungan Easy Anti-Cheat di Linux, Ada Harapan bagi Gamer Non-Windows
Epic Games membuka lowongan engineer untuk mendukung Easy Anti-Cheat di Linux.

Lowongan kerja yang diposting oleh Epic Games dalam beberapa pekan terakhir secara spesifik mencari kandidat yang paham kernel Linux dan sistem anti-cheat. Posisi ini secara langsung menangani masalah kompatibilitas EAC — perangkat lunak milik Epic yang beroperasi di level kernel dan selama ini menjadi tembok pemisah antara game populer dengan pengguna Linux.

Dari Blokir Kernel hingga Lowongan Engineer

Easy Anti-Cheat bekerja sangat dalam di sistem operasi — di level kernel — untuk mendeteksi kecurangan. Di Windows, akses ini relatif aman karena sistemnya tertutup. Di Linux, pengguna memiliki kontrol penuh atas kernel, sehingga developer khawatir celah keamanan bisa dieksploitasi untuk mematikan atau memanipulasi EAC.

Kekhawatiran ini membuat Epic sendiri memblokir akses Fortnite di Linux. Keputusan itu sempat menjadi simbol betapa sulitnya gaming di platform open-source. Namun, lowongan engineer terbaru ini menandakan bahwa Epic mungkin mulai mengubah sikap.

Kata Kunci: 'Mungkin' — Tanda Hati-hati dari Epic

Meski sinyal ini positif, sumber berita menekankan satu kata kunci: might — mungkin. Epic belum membuat pengumuman resmi tentang dukungan penuh EAC di Linux. Lowongan kerja ini bisa berarti perusahaan sedang menjajaki opsi, bukan serta-merta akan membuka gerbang untuk semua game besarnya.

Sejauh ini, sudah ada upaya komunitas untuk membuat EAC berfungsi di Linux melalui lapisan kompatibilitas seperti Proton milik Valve. Namun, developer game tetap ragu merilis judul mereka di platform tersebut karena risiko keamanan yang belum terselesaikan. Langkah Epic merekrut engineer khusus bisa menjadi jembatan antara ketakutan developer dan kebutuhan gamer.

Apa Artinya bagi Gamer Linux di Indonesia?

Bagi pengguna Linux di Indonesia — yang sebagian besar adalah developer, mahasiswa teknik, atau penggemar open-source — kabar ini membuka harapan untuk bisa memainkan game AAA tanpa harus dual-boot atau virtualisasi. Fortnite sendiri sempat populer di kalangan gamer Indonesia sebelum aksesnya dibatasi.

Namun, perubahan ini tidak akan terjadi dalam semalam. Proses rekrutmen, pengembangan, dan pengujian kompatibilitas kernel membutuhkan waktu berbulan-bulan. Yang jelas, Epic Games kini setidaknya menunjukkan bahwa mereka mendengar keluhan komunitas Linux — dan sedang mempertimbangkan solusi serius.

Bagikan
Sumber: xda-developers.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks