KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Lenovo Idea Tab Plus hadir sebagai tablet produktivitas yang menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi. Perangkat ini menjalankan Android 16 dan sudah dilengkapi Google Play Store, sehingga pengguna bisa memasang berbagai aplikasi kerja dan belajar langsung dari tablet.
Lenovo Indonesia membandingkan skenario penggunaan tablet ini dengan pola kerja yang makin cair. Pengguna berpindah dari rapat, mengerjakan dokumen, mencatat ide, hingga belajar dalam satu hari dari lokasi berbeda.
Fitur AI untuk Kerja dan Belajar
Lenovo AI Notes menjadi salah satu fitur utama pada tablet ini. Terintegrasi dengan Lenovo Notepad, fitur tersebut bisa melanjutkan tulisan yang terhenti, merapikan susunan kata, hingga merangkum catatan panjang menjadi poin-poin ringkas.
Kemampuan itu berguna untuk mengolah catatan rapat atau materi kuliah menjadi informasi yang lebih mudah dibaca. Proses produktivitas tidak berhenti di mencatat, tetapi berlanjut sampai pengolahan informasi.
Tablet ini juga membawa Google Gemini untuk brainstorming, menulis, belajar, mencari ide, dan merencanakan kebutuhan harian. Ada pula Circle to Search with Google yang memungkinkan pengguna mencari atau menerjemahkan konten di layar hanya dengan melingkari bagian yang dituju memakai jari atau Lenovo Tab Pen.
Dukungan Pen dan Keyboard
Lenovo Tab Pen hadir sebagai aksesori untuk mencatat ide dengan cepat. Stylus ini mendukung 4.096 tingkat sensitivitas tekanan dan tilt detection, cocok untuk tulisan tangan, sketsa, hingga anotasi dokumen.
Untuk kebutuhan mengetik intensif, varian tertentu menyertakan Lenovo Folio Keyboard. Keyboard tersebut terhubung lewat 3-point pogo pins, jadi tidak memerlukan koneksi Bluetooth.
Kombinasi keyboard, pen, dan layar sentuh memberi keleluasaan berinteraksi sesuai kegiatan. Mengetik dokumen, memberi anotasi, sampai browsing bisa dilakukan bergantian tanpa hambatan berarti.
Layar 2,5K dan Desain Ringkas
Idea Tab Plus dibekali layar 2,5K berukuran 12,1 inci dengan resolusi 2560 x 1600 piksel. Layar ini memiliki refresh rate hingga 90 Hz, color gamut sampai 96% DCI-P3, dan tingkat kecerahan hingga 800 nits.
Rasio aspek 16:10 memberi ruang lapang untuk membaca dokumen, mengakses materi pembelajaran, atau menjalankan beberapa kegiatan sekaligus. Meski layarnya lega, desain tablet tetap portabel dengan ketebalan sekitar 6,29 mm dan bobot sekitar 530 gram.
Bobot ringan itu memudahkan perangkat dimasukkan ke tas dan dibawa berpindah tempat. Untuk mahasiswa, tablet ini bisa dipakai membaca materi kuliah, mencatat, memberi anotasi, dan menyelesaikan tugas.
Ekosistem Android dan Aplikasi Kerja
Sejumlah aplikasi Google Workspace seperti Google Drive, Gmail, Google Meet, Google Docs, Google Sheets, dan Google Slides tersedia untuk mendukung kerja dan kolaborasi. Pengguna bisa mengakses dokumen, menyunting pekerjaan, berkolaborasi, hingga meeting online dari mana saja.
Profesional dengan mobilitas tinggi dapat mengelola dokumen, membalas email, menghadiri rapat, dan berpindah antar-aplikasi untuk menunjang pekerjaan harian. Fleksibilitas ekosistem Android membuat tablet ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan alur kerja masing-masing pengguna.
Harga dan Posisi di Pasar
Lenovo membandingkan posisi Idea Tab Plus sebagai perangkat produktivitas fleksibel untuk aktivitas sehari-hari. Consumer Lead Lenovo Indonesia Santi Nainggolan menyebut produktivitas kini tidak lagi selalu berlangsung di satu tempat.
"Karena itu, kami merancang Lenovo Idea Tab Plus untuk memberikan fleksibilitas tersebut melalui kombinasi ekosistem Android, fitur AI, aksesori produktivitas, serta desain yang portabel," ucap Santi Nainggolan, Consumer Lead Lenovo Indonesia.
Harga mulai Rp 6 jutaan menempatkan tablet ini di segmen menengah, bersaing dengan perangkat produktivitas lain yang menyasar pelajar dan pekerja mobile. Ketersediaan varian dengan Folio Keyboard menjadi pembeda untuk pengguna yang butuh mengetik intensif tanpa membawa laptop.