Pencarian

42.804 Ton Sampah Setahun di Bangka Tengah, Baru 26,58 Persen yang Belum Terkelola per Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 • 18:59:01 WIB
42.804 Ton Sampah Setahun di Bangka Tengah, Baru 26,58 Persen yang Belum Terkelola per Hari
Petugas mengangkut sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di Bangka Tengah.

BANGKA TENGAH — Angka itu tertuang dalam Neraca Pengelolaan Sampah Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026. Dari total timbulan sampah tahunan, sebanyak 31.425,87 ton atau 73,42 persen tercatat sudah terkelola. Namun, sisanya 11.378,93 ton atau 26,58 persen masih belum terkelola.

Kepala Bidang Persampahan DLH Bangka Tengah, Bram Wijaya, mengatakan data ini menjadi dasar evaluasi sekaligus pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. "Ini data sampah per tahun. Timbulan sampah setahun kurang lebih 42 ribu ton," katanya, Rabu (26/8/2026).

Jika dikonversi ke hitungan harian, sampah yang belum terkelola mencapai sekitar 31 ton. Angka ini menunjukkan persoalan tidak hanya berhenti pada kemampuan pemerintah mengangkut dan memproses sampah, tetapi juga bagaimana sampah dikurangi sejak dari sumbernya.

Pengurangan Sampah Masih Minim, Baru 37,82 Ton per Tahun

Dari neraca tersebut, DLH mencatat pengurangan sampah baru mencapai 37,82 ton per tahun. Angka ini terdiri atas pemanfaatan kembali sebesar 3,14 ton dan pendauran ulang sebesar 34,68 ton.

"Dalam neraca tersebut, pemanfaatan kembali sampah tercatat sebesar 3,14 ton per tahun, sedangkan pendauran ulang mencapai 34,68 ton per tahun," ujar Bram.

Menariknya, DLH juga mencatat adanya pembatasan timbulan sampah sebesar 649,69 ton per tahun. Namun, angka tersebut tidak masuk dalam komponen pengurangan sampah sebagaimana keterangan dalam neraca.

7.698 Ton Sampah Jadi Bahan Baku, Energi Masih Nol

Pada tahap pengolahan, sebanyak 7.698,91 ton sampah per tahun telah diproses menjadi bahan baku. Bentuk pemanfaatannya antara lain berupa pakan ternak, kompos, maupun produk daur ulang.

Di sisi lain, sebanyak 23.689,14 ton sampah per tahun masih masuk dalam proses pemrosesan akhir. Sementara pemanfaatan sampah sebagai sumber energi tercatat masih 0,00 ton per tahun.

Kondisi ini menjadi beban berat pada tahapan pengangkutan, pengolahan, hingga pemrosesan akhir. Semakin besar timbulan sampah yang dihasilkan, semakin besar pula biaya dan tenaga yang harus dikeluarkan pemerintah.

Pemilahan dari Rumah Jadi Kunci Kurangi Beban TPA

Bram menegaskan, pengelolaan sampah tidak cukup hanya dilakukan ketika sampah sudah berada di tempat pembuangan. "Upaya pengurangan sampah perlu dimulai dari sumbernya, terutama rumah tangga, kawasan permukiman, pasar, perkantoran, hingga sektor usaha," katanya.

Menurut dia, pemilahan sampah, penggunaan kembali barang yang masih memiliki nilai guna, serta peningkatan kegiatan daur ulang menjadi langkah penting untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat hilir.

Karena itu, DLH Bangka Tengah mengajak masyarakat mengambil peran lebih besar. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga maupun aktivitas usaha perlu dikelola sejak awal, bukan sekadar dibuang dan kemudian mengandalkan pemerintah untuk mengangkutnya.

Dengan timbulan mencapai lebih dari 42 ribu ton setiap tahun, persoalan persampahan di Bangka Tengah pada akhirnya menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki kewajiban menyediakan sistem dan fasilitas pengelolaan sampah, sementara masyarakat memiliki peran menentukan dari mana persoalan itu bisa dikurangi.

Mulai dari mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, hingga mendaur ulang sampah yang memiliki nilai ekonomi. Jika 31 ton sampah yang belum terkelola setiap hari dapat dikurangi dari sumbernya, beban pengelolaan sampah di Bangka Tengah tentu akan jauh lebih ringan.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: okeyboz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks