PANGKALPINANG — Personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/5 Bangka mendapat pembekalan khusus mengenai keselamatan berkendara dari Honda Babel. Kegiatan bertajuk Private Company "Edukasi Safety Riding" ini berlangsung di markas Denpom II/5 Bangka, Senin (24/8/2026).
Alih-alih sekadar teori, para peserta diajak memahami bahwa satu keputusan kecil di jalan bisa menentukan nasib diri sendiri dan pengguna jalan lain. Instruktur Safety Riding Honda menekankan bahwa berkendara aman adalah kebiasaan yang harus dibangun sebelum menyalakan mesin motor.
Mindset Pengendara Lebih Penting dari Sekadar Kemampuan Mengendarai
Bagas Adi Pati, Safety Riding Instructor Honda, menyampaikan bahwa keselamatan berkendara seharusnya menjadi kebiasaan yang dibangun sebelum seseorang memulai perjalanan. Menurutnya, kemampuan membaca potensi bahaya dan mengantisipasi situasi jauh lebih krusial daripada sekadar bisa mengendarai sepeda motor.
"Berkendara aman bukan hanya soal bisa mengendarai sepeda motor. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mampu mengenali bahaya, mengantisipasi situasi, dan mengambil keputusan yang tepat sebelum sesuatu terjadi," ujar Bagas.
Materi yang disampaikan mencakup kesiapan pengendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, pemahaman kondisi kendaraan, hingga cara membaca potensi bahaya di jalan. Suasana edukasi dibuat interaktif dengan sesi kuis dan doorprize untuk menguji pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.
Membangun Budaya Berkendara Aman di Lingkungan Kerja
Cik Ahmad Berry W, Safety Riding Instructor Honda lainnya, menegaskan bahwa pengendara memiliki peran besar dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman. Ia berharap para personel tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar membawa pola pikir tersebut saat kembali ke jalan raya.
"Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori safety riding, tetapi benar-benar membawa pola pikir tersebut ketika kembali berkendara di jalan. Karena keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, rekan kerja, dan pengguna jalan lainnya," kata Cik Ahmad.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan memiliki tujuan dan orang-orang yang menunggu di rumah. Honda Babel berharap edukasi ini tidak berhenti saat acara usai, melainkan menjadi kebiasaan dalam setiap perjalanan personel Denpom II/5 Bangka.
#Cari_Aman: Prinsip yang Harus Dibawa ke Jalan Raya
Melalui kegiatan ini, Honda Babel mendorong penerapan prinsip #Cari_Aman dalam setiap perjalanan. Prinsip tersebut meliputi penggunaan perlengkapan berkendara yang tepat, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, dan selalu mengutamakan keselamatan.
"Motor bisa dibeli. Waktu bisa dikejar. Tetapi keselamatan tidak bisa diulang ketika sudah terjadi," demikian pesan yang ditekankan dalam sesi edukasi tersebut.
Honda Babel berkomitmen menghadirkan edukasi keselamatan berkendara kepada berbagai lapisan masyarakat dan lingkungan kerja di Bangka Belitung. Upaya ini merupakan bagian dari membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di provinsi kepulauan tersebut.