PANGKALPINANG — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menanam 650 bibit pohon endemik Pulau Bangka di Taman Dealova, Kota Pangkalpinang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan pada 2026.
Plh General Manager Pelindo Regional 2 Pangkalbalam Afrizal mengatakan pohon yang ditanam terdiri dari 17 jenis khas daerah tersebut.
"Hari ini kita menanam 17 jenis pohon endemik Pulau Bangka untuk menghijaukan daerah ini," kata Afrizal saat penanaman pohon di Taman Dealova Pangkalpinang, Kamis.
Jenis Pohon Endemik yang Ditanam
Sebanyak 17 jenis pohon endemik Pulau Bangka ditanam dalam kegiatan ini. Beberapa di antaranya merupakan tanaman khas yang jarang ditemui di perkotaan.
- Manggis Klabang dan Pelawan
- Nyatoh, Jelutung, dan Damar
- Eucatyptus Rainbow dan Palem Ekor Tupai
- Gaharu, Cemara Balon, dan Jambu Hutan
- Rambai, Lansat, Bacang, Kecapi, Manggis, Mentega, dan Palem Merah
Mengurangi Dampak Cuaca Panas Ekstrem
Penanaman pohon endemik ini tidak sekadar memperindah taman. Afrizal menyebut kegiatan ini juga menjadi langkah mitigasi terhadap cuaca panas yang melanda daerah tersebut.
"Musim kemarau tahun ini kondisi cuaca cukup panas sekali dan dengan adanya penanaman pohon ini diharapkan 10 tahun ke depannya kondisi lingkungan semakin asri, hijau dan dapat mengurangi dampak dari cuaca ekstrem seperti ini," ujarnya.
Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga warga semakin nyaman berolahraga, bersantai, dan bermain di Taman Dealova.
Sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup
Kegiatan penghijauan ini merupakan kerja sama antara Pelindo Regional 2 Pangkalbalam dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang. Tujuannya, melestarikan tanaman khas masyarakat di daerah itu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang Fahrizal mengapresiasi langkah Pelindo yang menanam ratusan tanaman endemik tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo Regional 2 Pangkalbalam yang telah menanam ratusan tanaman endemik ini, sehingga diharapkan dapat menambah keteduhan dan mengurangi dampak perubahan iklim di daerah ini," katanya.