Pencarian

Kemarau Panjang di Bangka Tengah, Pemkab Agendakan Salat Istisqa dan Perkuat Patroli Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 • 07:47:01 WIB
Kemarau Panjang di Bangka Tengah, Pemkab Agendakan Salat Istisqa dan Perkuat Patroli Karhutla
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyatakan rencana Salat Istisqa akan dikoordinasikan dengan Bupati Algafry Rahman.

KOBA — Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda mengungkapkan rencana pelaksanaan Salat Istisqa tersebut akan dibicarakan terlebih dahulu dengan Bupati Algafry Rahman. Rencananya, ibadah meminta hujan ini akan digelar serentak bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

"Insyaallah kita agendakan nanti setelah segala upaya telah kita lakukan," ujar Efrianda di Koba, Senin (24/8).

Ikhtiar Spiritual Setelah Upaya Fisik Maksimal

Efrianda menegaskan bahwa penanganan dampak kemarau tidak hanya dilakukan melalui langkah fisik semata. Pihaknya menilai doa bersama menjadi pelengkap yang diperlukan setelah berbagai upaya antisipasi kekeringan dan karhutla dikerahkan.

"Jika semua usaha sudah kita lakukan, maka selanjutnya kita menengadahkan tangan berdoa kepada Allah SWT melalui shalat minta hujan secara serentak bersama pemerintah daerah dan masyarakat," katanya.

Ia menambahkan bahwa manusia hanya bisa berusaha menghadapi berbagai persoalan, sementara hasil akhirnya merupakan kuasa Allah SWT. "Manusia hanya bisa berusaha yang pada akhirnya semua kuasa itu kembali kepada Allah SWT," katanya.

Dua Bulan Kemarau, Ancaman Karhutla Meningkat

Siklus iklim kemarau yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan membuat sejumlah wilayah di Bangka Tengah mengalami kekeringan. Kondisi ini meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di daerah dengan lahan gambut tersebut.

Pemkab Bangka Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dampak kemarau, terutama kekeringan dan potensi karhutla yang meningkat selama kondisi cuaca kering.

Koordinasi dengan Bupati untuk Jadwal Pelaksanaan

Efrianda menyebut jadwal pasti pelaksanaan Salat Istisqa belum ditetapkan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Algafry Rahman untuk menentukan waktu yang tepat.

"Maka nanti saya berbicara dulu dengan bupati, karena secara fisik sudah kita lakukan atau sudah berupaya sekuat tenaga dan tentu harus diiringi dengan doa kepada Sang Pencipta," ujarnya.

Langkah Pemkab Bangka Tengah ini menjadi bagian dari respons atas dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Warga diharapkan tetap waspada terhadap potensi karhutla dan menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks