Pencarian

Bantuan PT TIMAH untuk Masjid Nurul Huda di Belitung, Dana CSR Bangun Tempat Wudu hingga Gudang Baru

Selasa, 07 Juli 2026 • 23:19:32 WIB
Bantuan PT TIMAH untuk Masjid Nurul Huda di Belitung, Dana CSR Bangun Tempat Wudu hingga Gudang Baru
PT TIMAH mendukung pembangunan tempat wudu, dapur, dan gudang Masjid Nurul Huda di Belitung melalui dana CSR.

BELITUNG — Lahan kosong yang semula terbengkalai di lingkungan Masjid Nurul Huda, Kelurahan Lesung Batang, kini disulap menjadi fasilitas penunjang ibadah. Proyek pembangunan tempat wudu, dapur, dan gudang itu mendapat suntikan dana dari PT TIMAH melalui program TJSL perusahaan pelat merah tersebut.

Dana CSR untuk Tiga Fasilitas Penunjang Jamaah

Ketua Masjid Nurul Huda, Suwandi, mengatakan bantuan dari PT TIMAH difokuskan untuk pemasangan atap di tiga titik pembangunan. Tiga fasilitas itu meliputi tempat wudu, dapur, dan gudang yang sebelumnya masih dalam tahap pengerjaan oleh warga dan donatur.

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PT TIMAH. Bantuan ini sangat membantu untuk melanjutkan pembangunan, khususnya pemasangan atap tempat wudu, dapur, dan gudang yang sedang kami kerjakan,” kata Suwandi dalam keterangannya, Senin.

Swadaya Warga dan Alih Fungsi Lahan Terbengkalai

Sebelum ada bantuan korporasi, pembangunan fasilitas masjid murni digerakkan oleh masyarakat setempat. Area yang kini dibangun dulunya merupakan lahan tidak terawat yang kemudian dirapikan dan dialihfungsikan.

“Daripada menjadi tempat yang tidak terurus, kami rapikan dan manfaatkan untuk membangun fasilitas yang dibutuhkan masjid,” ujar Suwandi.

Menurut dia, Masjid Nurul Huda sejatinya sudah memiliki tempat wudu. Namun, aktivitas ibadah dan jumlah jamaah yang terus meningkat membuat pengurus memutuskan menambah kapasitas fasilitas. “Kalau atap sudah selesai dipasang, pembangunan bisa terus dilanjutkan. Nantinya tinggal penyelesaian akhir seperti pemasangan keramik,” jelasnya.

Pusat Kegiatan Keagamaan dari Mengaji hingga Majelis Taklim

Masjid Nurul Huda tak hanya difungsikan untuk salat berjamaah. Setiap pekan, masjid menjadi tempat rutin majelis taklim bagi ibu-ibu dan masyarakat umum. Anak-anak setempat juga belajar membaca Al-Qur’an di masjid ini, selain kajian keislaman untuk meningkatkan pemahaman agama.

“Masjid ini tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat belajar Al-Qur’an bagi anak-anak, kegiatan majelis taklim, dan kajian rutin untuk menambah ilmu agama,” ungkap Suwandi.

Harapan untuk Keberlanjutan Program TJSL

Suwandi berharap PT TIMAH terus berkembang sehingga bisa memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya pada sarana ibadah tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar masjid. “Kami berharap PT TIMAH semakin maju dan terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan sarana keagamaan, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar masjid,” tutupnya.

Bagikan
Sumber: okeyboz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks