PANGKALPINANG — Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol. Viktor T. Sihombing menegaskan perayaan HUT Ke-80 Polri bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk evaluasi kinerja secara menyeluruh. Ia menyebut momentum ini menjadi kesempatan bagi institusi untuk mempersiapkan diri agar semakin diterima masyarakat.
Polri untuk Masyarakat: Tema yang Jadi Pengingat Profesionalisme
Viktor menjelaskan tema "Polri untuk Masyarakat" sengaja diusung sebagai pengingat agar kepolisian terus memperkuat sinergi dengan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Babel. Ia menekankan seluruh capaian positif yang sudah diraih akan dipertahankan dan dikembangkan.
"Apa yang sudah baik akan kami pertahankan dan kembangkan, sedangkan hal-hal yang kurang baik menjadi pembelajaran agar dapat kami perbaiki ke depan," ujarnya di Pangkalpinang, Rabu.
Evaluasi Oknum Bermasalah: Setiap Pelanggaran Jadi Bahan Perbaikan
Menyinggung masih adanya oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran, Viktor menegaskan setiap insiden harus dijadikan bahan introspeksi dan evaluasi. Ia memastikan pihaknya akan menganalisis setiap kasus agar tidak terulang di masa mendatang.
"Segala sesuatu yang tidak baik menjadi pembelajaran. Kami evaluasi, analisis, lakukan perbaikan sehingga anggota Polri dapat menjaga harkat dan martabatnya dalam menjalankan tugas," kata Viktor.
Terbuka Terhadap Kritik: Polri Tak Bisa Bekerja Sendiri
Viktor mengakui keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak bisa diwujudkan tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menyatakan Polri siap dikritik dan terbuka terhadap masukan dari warga Babel.
"Kami siap dikritik. Polri tidak mungkin bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan masukan dari masyarakat agar dapat melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat. Yang terpenting adalah terus berusaha menjadi yang terbaik di mata masyarakat," ujarnya.
Ia juga meminta dukungan serta doa dari seluruh masyarakat agar Polri mampu menjaga kualitas institusi dan terus menjalankan tugas pokoknya dalam memelihara keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.