Pencarian

Ketua Dekranasda Babel Noni Hidayat Turun Langsung Membatik di Belitung, Ajak Masyarakat Bangga Pakai Karya Daerah Sendiri

Rabu, 01 Juli 2026 • 12:56:31 WIB
Ketua Dekranasda Babel Noni Hidayat Turun Langsung Membatik di Belitung, Ajak Masyarakat Bangga Pakai Karya Daerah Sendiri
Ketua Dekranasda Babel Noni Hidayat membatik langsung di Belitung sebagai bentuk dukungan pada kerajinan lokal.

BELITUNG — Noni Hidayat tak sekadar meninjau. Di Kelekak Batik dan Bepulin Batik, ia memegang canting berisi malam panas, menorehkan garis demi garis di atas kain putih. Ia merasakan langsung proses yang sehari-hari dikerjakan para perajin dengan penuh kesabaran.

“Batik Belitung memiliki karakter yang kuat karena setiap motif punya cerita dan identitas daerah. Potensi ini harus terus kita dorong agar semakin dikenal masyarakat luas,” ujar Noni di hadapan para perajin.

Motif Khas Belitung: dari Ikan Kepitek hingga Mercusuar Lengkuas

Dalam kunjungan itu, Noni mengaku terpesona melihat kekayaan motif yang menjadi identitas wastra Belitung. Mulai dari motif ikan kepitek, Mercusuar Lengkuas, daun simpur, mentilin, buah karamunting, kembang ketuyut, hingga berbagai motif khas lain yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya setempat.

Kedua rumah produksi itu tak hanya menghadirkan batik tulis. Mereka juga mengembangkan batik cap, batik printing, serta karya ecoprint yang memperkaya ragam wastra khas Belitung.

Pemprov Babel Siapkan Pendampingan dan Kolaborasi dengan BUMN

Sebagai Ketua Dekranasda, Noni menegaskan komitmen mendukung pelaku usaha kerajinan. Pemerintah Provinsi melalui perangkat daerah terkait akan memberikan pendampingan, mulai dari fasilitasi bantuan pendanaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga keikutsertaan dalam pameran dan expo.

“Dekranasda juga akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai instansi vertikal seperti Bank Indonesia, PLN, dan PT Timah melalui program pembinaan UMKM,” kata Noni. Tujuannya, para perajin memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas pasar.

Batik sebagai Media Pemberdayaan dan Regenerasi Perajin

Di Bepulin Batik, Noni mendengarkan langsung cerita bagaimana usaha itu tumbuh bersama masyarakat. Owner Bepulin Batik, Nurul Zuryati, menjelaskan bahwa proses produksinya melibatkan warga sekitar sekaligus memberi ruang belajar bagi pelajar yang berminat di bidang desain dan tata busana.

“Dengan demikian, batik tidak hanya menjadi produk ekonomi kreatif, tetapi juga media pemberdayaan masyarakat dan regenerasi perajin,” terang Nurul.

Bepulin Batik juga mengembangkan pewarna alami dari berbagai tanaman di sekitar, seperti daun mangga, daun bakau, daun jambu biji, kulit manggis, biji alpukat, dan daun jati. Inovasi ini menghadirkan warna khas sekaligus menjadi bagian dari komitmen menghadirkan produk ramah lingkungan.

Dukungan Nyata: Membeli Karya Lokal untuk Menggerakkan Ekonomi

Sebagai bentuk dukungan nyata, Noni turut membeli sejumlah koleksi batik di Kelekak Batik maupun Bepulin Batik. Menurutnya, membeli produk lokal bukan sekadar memiliki selembar kain, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungan budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Mari kita bangga memakai dan membeli batik karya daerah sendiri. Dengan membeli produk para perajin lokal, kita ikut menjaga warisan budaya sekaligus membantu mereka untuk terus berkarya dan berkembang,” ajaknya.

Sementara itu, Owner Kelekak Batik, Diana, berharap dukungan Pemerintah Provinsi Babel terus diperkuat agar wastra Belitung semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Pembinaan yang berkelanjutan akan menjadi semangat bagi para perajin untuk terus berinovasi,” tutup Diana.

Bagikan
Sumber: suarabangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks