PANGKALPINANG — Usia ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bukan sekadar angka, melainkan simbol perjalanan panjang penuh dedikasi dan pengorbanan dalam menjaga keutuhan bangsa. Hal itu disampaikan Ketua PWI Bangka Tengah, Andrian Samallo, Rabu (1/7/2026), di sela peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Polri di Garis Depan Stabilitas Nasional
Andrian menegaskan bahwa tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat bukanlah pekerjaan ringan. Pengabdian selama delapan dekade membuktikan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas nasional.
“Delapan puluh tahun merupakan perjalanan panjang yang membuktikan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas nasional. Tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat bukan pekerjaan ringan karena menuntut pengorbanan besar demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Andrian.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan di berbagai sektor tidak terlepas dari terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Ia pun memberikan penghormatan kepada seluruh anggota Polri yang berada di garis depan menjaga keamanan.
Kepercayaan Publik Jadi Aset Paling Berharga
Andrian menilai kepercayaan publik merupakan aset paling berharga yang harus terus dijaga dan diperkuat oleh institusi kepolisian. Ia berharap semangat transformasi melalui konsep Polri Presisi terus diwujudkan dalam pelayanan yang cepat, transparan, berkeadilan, dan humanis.
“Harapan masyarakat hari ini bukan hanya penegakan hukum yang tegas, tetapi juga pelayanan yang berintegritas, profesional, dan mampu menghadirkan rasa keadilan. Polri harus semakin humanis dan semakin dicintai rakyat,” tegasnya.
Sinergi Pers dan Polri untuk Informasi Akurat
Sebagai insan pers, Andrian menyoroti pentingnya sinergi antara Polri dan media dalam menjaga stabilitas daerah. Hubungan yang baik antara aparat penegak hukum dan jurnalis dinilai menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan informasi yang akurat sekaligus menjaga kondusivitas masyarakat.
“Pers dan Polri memiliki peran strategis masing-masing. Ketika sinergi terjalin dengan baik, maka informasi yang sampai kepada masyarakat akan lebih objektif dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian. Keamanan dan ketertiban, menurutnya, bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Doa dan Harapan di Hari Bhayangkara ke-80
Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Andrian mendoakan agar seluruh insan Bhayangkara diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian. Ia juga berharap Polri semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkokoh kepercayaan masyarakat.
“Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi pelindung rakyat, penegak hukum yang berkeadilan, serta pengayom masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Semoga Polri semakin Presisi, semakin profesional, dan semakin dicintai masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (**)