Pencarian

BKKBN dan Baznas Bangka Selatan Bangun Jamban Sehat untuk Keluarga Risiko Stunting di Desa Penutuk, Lepar

Sabtu, 20 Juni 2026 • 21:24:31 WIB
BKKBN dan Baznas Bangka Selatan Bangun Jamban Sehat untuk Keluarga Risiko Stunting di Desa Penutuk, Lepar
Peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat untuk keluarga risiko stunting di Desa Penutuk, Lepar.

LEPAR — Akses sanitasi layak menjadi perhatian serius dalam upaya menekan angka stunting di Bangka Belitung. Di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, dua keluarga yang masuk kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS) mendapat bantuan pembangunan jamban sehat dari sinergi BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, dan Baznas setempat.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fazar Supriadi Sentosa, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat. Penerima bantuan adalah Perdi dan Zelda Safitri, dua nama yang masuk dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Sanitasi dan Stunting: Hubungan yang Sering Terlupakan

Fazar Supriadi Sentosa menegaskan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremoni. “Melalui Program Bangga Kencana, keluarga didorong menjadi lingkungan pertama yang mampu membentuk generasi berkualitas, sehat, dan berdaya saing. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera,” ujarnya di hadapan warga.

Pembangunan jamban sehat ini menjadi simbol bahwa stunting tidak hanya soal asupan gizi, tapi juga lingkungan. Kepala DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan dr. Agus Pranawa menambahkan, akses sanitasi yang buruk menjadi salah satu pemicu infeksi berulang pada balita, yang akhirnya menghambat pertumbuhan.

Edukasi Remaja dan Layanan KB Jadi Paket Lengkap

Rangkaian kegiatan tak berhenti di peletakan batu pertama. Rombongan juga meninjau sosialisasi Peran Keluarga bagi Remaja yang melibatkan Duta GenRe Provinsi dan Kabupaten Bangka Selatan, serta anggota Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Balita (BKB) Desa Penutuk.

Di Poskesdes Penutuk, pelayanan Keluarga Berencana (KB) juga berlangsung. Akses layanan kesehatan reproduksi diharapkan bisa menjangkau lebih banyak warga, terutama pasangan usia subur di pelosok desa.

Baznas: Dana Zakat untuk Kesejahteraan Keluarga

Perwakilan Baznas Kabupaten Bangka Selatan menyatakan komitmen untuk terus mendukung program sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup keluarga. “Khususnya yang masuk kategori risiko stunting,” katanya.

Melalui Bakti Sosial Bangga Kencana ini, Kemendukbangga/BKKBN berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat. Target akhirnya sederhana: mempercepat penurunan stunting dan mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (*/rls)

Bagikan
Sumber: negerilaskarpelangi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks