Pencarian

Stok Kedelai di Bangka Belitung Capai 390 Ton, Perajin Tahu-Tempe Mulai Kecilkan Ukuran Produk

Sabtu, 20 Juni 2026 • 20:50:01 WIB
Stok Kedelai di Bangka Belitung Capai 390 Ton, Perajin Tahu-Tempe Mulai Kecilkan Ukuran Produk
Stok kedelai di Bangka Belitung tercatat mencapai 390 ton di sejumlah gudang distributor.

PANGKALPINANG — Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Subekti Saputra, mengungkapkan stok kedelai yang terdata di gudang distributor saat ini mencapai 390 ton. Jumlah itu tersebar di sejumlah gudang utama, seperti CV Sumber Alam Lestari sebanyak 273 ton, Bina Purnama Bersama 52 ton, UD Mawar 63 ton, dan Elisabeth dua ton.

"Stok kedelai yang terdata ini belum termasuk persediaan di pedagang eceran, sehingga diperkirakan stok kedelai ini mencapai 500 ton," kata Subekti di Pangkalpinang, Sabtu.

Harga Kedelai Impor Masih Bertahan di Rp 14.667 per Kilogram

Meski pasokan melimpah, harga kedelai impor di tingkat pedagang eceran di Kota Pangkalpinang masih bertahan di angka Rp 14.667 per kilogram. Subekti menjelaskan, harga tersebut masih tinggi karena dipengaruhi oleh harga di daerah asal kedelai yang belum turun.

Kondisi ini belum berdampak langsung pada keberlangsungan usaha tempe dan tahu. "Ketersediaan kedelai ini masih berlimpah untuk mendukung usahanya," ujar Subekti.

Dampak ke Perajin: Ukuran Tahu Dikecilkan

Salah seorang pelaku usaha tahu, Aep Saefulloh, mengaku terpaksa mengambil langkah antisipatif dengan memperkecil ukuran tahu produksinya. Langkah ini dilakukan untuk menekan kerugian akibat biaya produksi yang meningkat.

"Memang sempat diprotes pedagang eceran, namun itu harus dilakukan mengingat biaya produksi yang meningkat dampak dari harga kedelai yang tinggi," ujar Aep.

Harga Pangan Lain di Pangkalpinang Masih Stabil

Di sisi lain, harga sejumlah bahan pangan lainnya di Pangkalpinang tercatat masih bertahan. Harga tempe bungkus masih Rp 12.000 per bungkus, tahu putih Rp 16.000 per kilogram, kacang panjang Rp 10.000 per kilogram, kacang hijau Rp 28.000 per kilogram, dan kacang tanah Rp 34.000 per kilogram.

Pasokan Bergantung pada Jalur Laut

Subekti menambahkan, seluruh kebutuhan kedelai masyarakat Bangka Belitung saat ini hanya mengandalkan pasokan dari luar daerah. Kondisi perairan yang aman untuk pelayaran kapal laut menjadi faktor utama kelancaran distribusi.

"Alhamdulillah, saat ini pasokan kedelai dari luar daerah masih berjalan lancar karena kondisi perairan masih aman untuk pelayaran kapal laut dalam memasok berbagai kebutuhan masyarakat di daerah ini," katanya.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks