KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Laporan terbaru dari firma riset Counterpoint Research mengonfirmasi dominasi Apple di segmen wearable. Selama Januari hingga Maret 2026, Apple berhasil mengirimkan jutaan unit Apple Watch, mengungguli para pesaingnya dengan selisih pertumbuhan yang signifikan.
Huawei dan Xiaomi Ikut Tumbuh, Samsung Justru Anjlok
Di posisi kedua, Huawei mencatat pertumbuhan pengiriman sebesar 12% dengan pangsa pasar 17%. Xiaomi menyusul di belakangnya dengan pertumbuhan 9%, sementara Imoo hanya tumbuh 2% dan pangsa pasarnya stagnan.
Nasib berbeda dialami Samsung. Raksasa elektronik asal Korea Selatan ini justru mencatat penurunan pengiriman hingga 28% dan kehilangan dua poin persentase pangsa pasar. Ini menjadi sinyal bahwa strategi Samsung di segmen smartwatch premium belum mampu menandingi daya tarik Apple Watch.
Kunci Sukses: Fitur Kesehatan dan Harga SE 3
Anshika Jain, Principal Analyst di Counterpoint Research, mengungkapkan bahwa kontributor utama pertumbuhan Apple berasal dari Amerika Utara, yang menyumbang lebih dari setengah total pengiriman. Sementara itu, kawasan China dan Eropa mencatat pertumbuhan tercepat untuk brand tersebut.
“Penambahan peningkatan kesehatan yang berarti dan Apple Watch SE 3 yang terjangkau menarik pembeli baru,” ujar Jain dalam laporannya, seperti dikutip dari MacMagazine. Strategi dual-track ini—menyediakan model premium dengan fitur canggih dan model terjangkau—terbukti efektif memperluas basis pengguna.
Harga Rata-Rata Smartwatch Naik 6%
Laporan Counterpoint juga mencatat kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) smartwatch global sebesar 6% pada periode yang sama. Kenaikan ini dipicu oleh integrasi sensor yang lebih baik dan teknologi AI untuk pemantauan kesehatan.
Menariknya, kenaikan biaya komponen memori yang kini menjadi momok di pasar smartphone tidak berdampak besar pada smartwatch. Pasalnya, biaya bill of materials (BoM) untuk smartwatch jauh lebih rendah, sehingga fluktuasi harga memori tidak terlalu memengaruhi harga jual akhir.
Dampak untuk Pasar Indonesia
Meski laporan ini bersifat global, tren kenaikan ASP dan pertumbuhan Apple Watch di kawasan Asia menjadi sinyal positif untuk pasar Indonesia. Pengguna lokal yang menginginkan smartwatch dengan fitur kesehatan komprehensif kini memiliki lebih banyak opsi, terutama dari lini Apple Watch Series 11 dan SE 3 yang lebih ramah di kantong.
Bagi pengguna Android, kabar buruknya adalah ekosistem Samsung yang justru melemah secara global. Ini bisa berarti harga jual Samsung Galaxy Watch di pasar sekunder Indonesia berpotensi turun, atau sebaliknya, Samsung akan mengeluarkan strategi agresif untuk merebut kembali pangsa pasar.