PANGKALPINANG — Sebanyak 444 jamaah haji asal empat daerah di Kepulauan Bangka Belitung akan tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada Kamis (11/6/2026) malam. Mereka tergabung dalam Kloter 7 yang sebelumnya mendarat di Debarkasi Palembang, Sumatera Selatan, pukul 14.50 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Kepulauan Babel Dewi Rosaria Indah memastikan seluruh skema penyambutan sudah rampung. "Saat ini persiapan penyambutan kepulangan jamaah haji sudah 100 persen," ujarnya di Pangkalpinang, Kamis.
Empat Daerah Asal dan Rute Kepulangan
Jamaah yang tiba malam ini berasal dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Barat, Belitung, dan Belitung Timur. Setelah mendarat, mereka tidak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.
Seluruh jamaah akan diarahkan menuju Asrama Haji Provinsi Kepulauan Babel. Di lokasi itu, mereka akan menjalani pemeriksaan akhir kesehatan dari Balai Karantina Kesehatan sambil menunggu koper barang bawaan.
Jamaah Tidak Lagi Menginap di Asrama Haji
Kanwil Kemenhaj Babel menerapkan kebijakan baru: jamaah haji tidak lagi menginap di asrama haji saat kepulangan. Pengecualian diberikan untuk jamaah dari Belitung dan Belitung Timur yang wilayahnya membutuhkan waktu tempuh lebih panjang.
Setelah pemeriksaan kesehatan, jamaah akan mendapatkan arahan tentang kemabruran haji. "Alhamdulillah, hingga saat kondisi kesehatan jamaah haji terkonfirmasi dalam kondisi sehat," kata Dewi.
Skema Singkat untuk Kelancaran Proses Kedatangan
Dewi menjelaskan bahwa skema penyambutan dibuat sesingkat mungkin agar proses kedatangan berjalan aman, lancar, dan tertib. Fokus utama tetap pada pemantauan kondisi fisik para jamaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.
Kepulangan Kloter 7 ini menjadi gelombang awal kepulangan jamaah haji asal Babel. Kanwil Kemenhaj menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak bandara dan instansi terkait untuk memastikan setiap kloter mendapatkan pelayanan yang sama.